Headlines News :
--::Selamat Datang di Blog Dangdut Indonesia::-- Pasang Iklan di Sini?? Klik »»» Pasang Iklan Murah, Pengunjung Melimpah

Acara Dangdut Televisi (Rutin) Yang Pernah Ada Sejak Dulu

Daftar nama acara Dangdut Di Televisi Indonesia yang pernah ada

Menyaksikan dan menikmati acara Dangdut di televisi saat ini tidaklah sesulit ketika masa-masa saya kecil, era 80an-90an. Terlebih jumlah televisi di era tersebut yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia hanya stasiun televisi milik pemerintah, TVRI yang berdiri pada tahun 1962. Sementara sekarang, puluhan stasiun televisi bisa menjangkau wilayah-wilayah terpencil sekalipun, sehingga masyarakat lebih mudah menikmati acara di stasiun-stasiun yang mayoritas di miliki oleh swasta, terutama program yang berkaitan dengan Dangdut.

Berikut ini, saya akan sebutkan beberapa acara Dangdut televisi yang pernah ada sejak era 80an-90an hingga saat ini (hal ini cuma berdasarkan apa yang saya ingat).

A. Kamera Ria, TVRI

Seingat saya, acara Kamera Ria ini tayang setiap hari Rabu atau Kamis atau Jumat (harinya berubah-rubah) pukul 21.30, atau setelah program berita paling favorit di era 80an, Dunia Dalam Berita. Sebenarnya, program ini tidak seutuhnya menampilkan musik atau lagu-lagu Dangdut. Akan tetapi, program ini begitu dinanti masyarakat setidaknya seminggu sekali. Hal yang membuat masyarakat suka dan selalu menanti kehadirannya adalah model live (lypsing). Penyanyi atau artis akan menyanyikan sebuah lagu seolah-olah sedang pentas atau konser. Dan terkadang ada yang diiringi oleh grup musik.

B. Album Minggu Ini, TVRI

Sesuai dengan judul atau nama acara, Album Minggu Ini tayang setiap hari Minggu. Pada awalnya, acara ini tayang setiap selepas pukul 11.00 siang atau setelah program Ria Jenaka di era 80an. Namun, ketika masuk era 90an, acara ini berubah jam tayang lebih awal, sekitar pukul 09.00 WIB, atau sebelum acara Ria Jenaka. Selain itu, model acaranya sepertinya juga pernah berubah. Awalnya, ada presenter (hosting) yang akan membacakan siapa artis yang akan tampil dalam bentuk video klip. Namun, setelah itu presenternya tidak ditampilkan. Jadi hanya seperti pemutaran musik video klip nonstop, karena TVRI waktu itu tak pernah menampilkan iklan. Musik yang ditampilkan pun beraneka ragam, termasuk di antaranya Dangdut.

Nah kalau tidak salah ingat lagi, Album Minggu Ini akhirnya lebih condong ke musik Dangdut, sementara untuk tembang non Dangdut (Pop, Rock, Slow Rock) dialihkan ke Album Minggu Kita. Melalui acara ini, masyarakat digemparkan oleh sosok yang disebut-sebut sebagai Raja Dangdut tapi tak pernah mengenalinya atau menyaksikannya secara langsung di televisi. Sekitar tahun 1990-1991, Rhoma Irama dalam Album Soneta terakhir, Volume 16, untuk kali pertama sejak dicekal oleh Orde Baru, video klipnya tayang di Album Minggu Ini melalui lagu yang berjudul Bujangan. Sontak, lagu ini langsung hits dan melejit saat itu. Terlebih di era 90an awal ini, Dangdut bisa dikatakan semakin naik daun (baca: Dangdut Meledak). Selain beliau, ada nama-nama penyanyi Dangdut yang punya lagu Dangdut booming di era 90an melalui program ini seperti Jhoni Iskandar yang meledak lewa tembang Aku Bukan Pengemis Cinta, Abiem Ngesti yang ngetop lewat Pangeran Dangdut, Ona Sutra yang populer dengan Terbayang-bayang, dan lain sebagainya. Album Minggu Ini sangat ditunggu kehadirannya setiap akhir pekan hingga mendekati medio tahun 1994-1996. Setelah tahun-tahun tersebut, sepertinya program ini tidak lagi menjadi favorit masyarakat karena begitu banyaknya hiburan lain dari televisi stasiun swasta.

C. KUIS DANGDUT, TPI

Ini adalah salah satu program unggulan TPI saat itu. Sesuai nama programnya, maka sudah tentu masuk sebagai kategori acara Dangdut di televisi yang berbentuk kuis yang dipandu oleh pembaca acara eksentrik, Jaja Miharja yang terkenal dengan semboyan "..Apaan Tuh...". Kuis ini sering menghadirkan artis-artis Dangdut populer dari Ibu Kota. Salah satu kategori yang ada dalam kuis ini adalah tebak judul lagu yang dimulai dengan pembacaan syair/lirik lagu, dan juga tebak pencipta lagu.

D. DANGDUT PRO, TVRI

Acara ini tayang setiap malam Minggu setelah pukul 21.30. Pengisi acaranya adalah OM. Kharisma dengan theme song Yang Penting Hepi, koleksi Jamal Mirdad. Model acaranya adalah live panggung terbuka yang bertempat di pelataran/halaman TVRI pusat Jakarta. Program ini muncul di akhir 90an atau awal-awal era 2000an.

E. DANGDUT RIA, INDOSIAR

Entah mana yang lebih dulu muncul, apakah Dangdut Pro atau atau Dangdut Ria, tapi yang jelas program ini tayang di Indosiar setiap Minggu pagi jelang siang, pukul 10.30 WIB. Model acaranya hampir sama dengan Dangdut Pro, akan tetapi lokasinya berada di dalam studio (in door). Grup pengiringnya kalau tidak salah bernama OM. Alaska

F. JOGED, RCTI

Ini merupakan salah satu acara Dangdut televisi yang paling saya suka. Selain model live di dalam studio yang dikemas secara ekslusive dengan menghadirkan bintang tamu artis Ibu Kota papan atas, Joged juga terkadang menghadirkan bintang tamu pemusik. Yang paling saya ingat adalah ketika ada trio suling yang menghadirkan pemain seruling tersohor di Indonesia saat itu, Bung Misnan. Trio suling itu sendiri diisi oleh Barok SL pemain seruling dari grup pengiring (OM. Big Duth),  Bung Misnan dan satunya lagi saya lupa (kalau tidak salah Samsuri).

Waktu itu ketiga pemain suling Dangdut terbaik Indonesia itu membawakan sebuah lagu koleksi Meggy Z, atau Kristina yang berjudul Jatuh Bangun. Seluruh vokal dalam lagu tersebut diganti dengan alunan seruling yang sangat merdu dari ketiga pemain itu silih berganti. Yang paling menarik adalah suara 1 dan suara 2. Sayang, acara yang menurut saya berkelas dan tayang setiap Sabtu Malam ini sudah tidak ada lagi. Namun perlu sobat ketahui, grup Big Duth ini adalah pelopor penampilan sebuah grup pemusik Dangdut yang tampil duduk elegan di mana di hadapannya ada catatan seperti not balok atau not angka layaknya sebuah grup orchestra.

G. DIGODA, Trans TV

Hampir sama kemasannya dengan Joget, dimana seluruh musisinya duduk ketika tampil dan juga disertai catatan not balok angka di depannya. Namun, bagi saya kualitas permainan individu masih kalah dengan personel Big Duth yang didukung oleh musisi Dangdut (rekaman) ternama seperti Barok (Suling), Kendang Tabla (Husein Khan), Lead Guitar (Rusman), Bass (Bung O'im).

H. Goda-Gado Ngetop, SCTV

Seperti judulnya, isi musiknya juga gado-gado alias campuran, termasuk Dangdut. Saya sendiri kurang begitu mengetahui secara detail format acaranya.

I. IN dan Cafe Dangdut, TPI

Saya kurang tahu program acara ini, karena di daerah saya, stasiun ini menghilang setelah tahun 1991. Awalnya dapat disaksikan mulai pagi sampai pukul 14.00 di tahun tersebut, namun setelah itu masyarakat tak lagi bisa menyaksikan stasiun ini. Muncul kembali setelah berganti nama menjadi MNCTV.

J. Kontes Dangdut Indonesia (KDI), TPI -->> MNCTV

Kalau tidak salah, program ini ada setelah munculnya AFI (Akademi Fantasi Indonesia) yang ditayangkan oleh Indosiar khusus lagu-lagu non-Dangdut. Acara Dangdut di salah satu stasiun televisi yang pernah berganti nama tiga kali ini termotivasi dari program AFI tersebut. Seperti kita ketahui bahwa program ini merupakan pencarian penyanyi-penyanyi generasi muda berbakat di Indonesia.

Setelah berjalan satu periode dan terbilang sangat sukses, KDI terus mencari bibit-bibit unggul baru hampir di setiap tahunnya. Tahun 2014 merupakan sesi ketujuh atau terakhir sementara yang berakhir pada bulan Juni 2014, di mana Yendri keluar sebagai jawara KDI pada tahun 2014 ini.

Sayangnya, tidak semua artis jebolan KDI ini sukses "mandiri" menjadi penerus artis-artis yang tetap eksis. Hanya di tahun-tahun awal saja setelah menjadi jawara, tapi setelah itu kembali tenggelam. Mungkin hanya satu dua saja yang masih bisa eksis hingga saat ini, seperti Nasar KDI (meskipun ia tidak 100% populer karena sebagai jawara KDI)

K. KONDANG in, Indosiar

Model acaranya seperti KDI, jadi saya juga tak perlu panjang lebar. Acara ini tayang di Indosiar sekitar tahun 2009.


L. YKS (Yuk Keep Smile), Trans TV

Menjadi salah satu titik awal naiknya popularitas Dangdut Koplo di televisi. Program yang dimulai pada 2012 yang menjadi teman santap sahur umat Islam (Yuk Kita Sahur) ini pernah menjadi top rank untuk semua acara stasiun televisi di Indonesia. Namun kontroversi yang sering terjadi, YKS akhirnya resmi ditutup.

M. D'Academy Indonesia, Indosiar

Mungkin Dangduter sudah banyak yang tahu acara ini, jadi saya tidak akan menulis panjang lebar. Yang jelas acara ini merupakan acara kontes Dangdut untuk mencari pedangdut masa depan, di mana semua peserta akan diuji oleh tim penyeleksi dan dewan juri, baik dari segi penampilan, gaya dan aksi di panggung, kedisiplinan, menyanyikan lagu Dangdut yang berbobot dan lain sebagainya. Namun, yang menjadi dewan juri sesungguhnya adalah masyarakat, dalam bentuk SMS (Intinya, semua jenis kontes ini hampir sama, entah itu KDI, Kondang In, Super Emak dan Stardut). Dan peserta yang menjadi jawara pertama di DAcademy Indosiar Sesi I adalah Lesti, peserta dari Cianjur. Apakah Lesti dan para jawara lainnya mampu menjadi artis yang akan tetap eksis dan menjadi suksesor artis papan atas Indonesia?. Kita lihat saja perkembangannya...

N. Stardut, TPI


O. Super Emak, TPI


P.  Kembali Bergoyang, Antv.

R. BDS (Bintang Dangdut Semiliar), Lativi (sekarang TVOne) tahun 2004

S. MTV Salam Dangdut

T. Tarung Dangdut, MNCTV

U. Pesbuker Antv, Campur-campur, Inbox SCTV, Bukan Empat Mata Trans 7, Show Imah Trans TV, Hitam Putih, Trans 7, Karnaval SCTV, Opera Van Java, Trans 7, Dahsyat RCTI.

Meski pada poin U, secara "resmi" bukan termasuk program Dangdut spesial, namun setiap segmen tidak pernah ketinggalan untuk menampilkan lagu-lagu Dangdut dan terkadang juga menghadirkan bintang tamu artis Ibu Kota.

Itulah beberapa kumpulan acara Dangdut yang pernah ditayangkan di stasiun televisi Indonesia, baik TVRI maupun televisi swasta nasional, baik yang sudah tidak disiarkan atau yang masih eksis ditayangkan. Mungkin jika ada info yang kurang atau ada yang keliru, sobat bisa memberikan masukan. Semoga Bermanfaat.

Lagu-lagu Dangdut Dengan Kualitas Vokal Berbobot (Download)

Download lagu Dangdut dengan kualitas vokal berbobot

Maksud dari lagu-lagu Dangdut berbobot di sini adalah lagu yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi ketika kita coba untuk berlatih dan uji vokal. Lagu Dangdut dengan kualitas vokal yang rumit dan berbobot bisa dilihat atau didengar dari beberapa hal. Pertama, ral tinggi dan panjang di awal atau akhir bait. Kedua, ral panjang dan tinggi yang memiliki tempo irama sulit. Ketiga, memiliki nada tinggi di reff dengan variasi cengkok dan vibrasi yang sulit.

Mari kita bahas satu persatu lagu-lagu Dangdut berbobot yang bermanfaat untuk melatih uji vokal kita sebelum mengikuti kontes nyanyi Dangdut.

A. Lagu Dangdut Yang Memiliki Ral Panjang dan Bernada Tinggi di Awal dan Akhir Lagu

Untuk memudahkan dalam memahami kategori ini coba sobat download lagu Payung Hitam koleksi Iis Dahlia dan dengarkan. Atau jika sobat sudah punya, perhatikan dan dengarkan dengan sebenar-benarnya ral di awal lagu yang panjang dan memiliki nada yang sangat tinggi (di atas standar). Perhatikan pula ral coda yang juga cukup panjang dan tinggi. Lagu ini bisa digunakan sebagai latihan vokal sobat.

Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan di syair atau bait berikut :

Bagai bencana.....yang melanda.. \musik\...
Setelah..
Ku dengar....
keputusanmu...

Di ral awal  tersebut, lagu ini memiliki nada yang cukup tinggi di atas standar dengan vibrasi dan cengkok yang sebenarnya tidak terlalu rumit. Tingkat kesulitan itu sebenarnya ada pada bait....Ku...Dengar.....Memang wajar jika hal itu sulit, karena si empunya lagu sendiri saja kadang saat nyanyi lagu ini, di bagian bait itu terkadang terdengar tidak fret (tidak fals, tapi kurang pas didengar). Salah satu alasannya adalah naik turunnya nada di bait tersebut, penyanyi butuh konsentrasi dan pengaturan nafas secara bagus. Lagu ini akan lebih sulit jika sobat tidak atau belum begitu handal dalam menguasai nada lagu, meskipun sebenarnya sobat memiliki materi vokal yang bagus dan di atas standar.

Selain awal bait lagu yang cukup sulit, kesulitan juga ditemukan pada bait akhir lagu. Coba perhatikan liriknya 
Kejam..kejam..kejam...
coda-->> kejam.......(ruh lagu)

Jika sobat tidak hati-hati ketika melewati syair ini, sobat bisa tersedak jika tidak bisa mengatur pernapasan secara bagus. Selain kesulitan pada pengaturan nafas, nadanya juga sangat tinggi. Padahal energi suara sobat sudah banyak terpakai di bait dan syair-syair sebelumnya. Untuk itu, sekali lagi, jika sobat tidak pandai mengatur nafas, mengatur power (energi) dalam menguasai nada, dan konsentrasi, roh lagu akan gagal sobat dapatkan atau parahnya sobat bisa tersedak karenanya.  

Kesimpulannya, lagu Payung Hitam koleksi Iis Dahliia ini memiliki nilai plus di ral awal dan akhir lagu. Jika sobat sukses membawakannya, maka seakan-akan sobat sukses membawakannya secara utuh, meski di  bagian tengah misalnya sobat ada kekurangan, akan tertutup karenanya. Begitu sebaliknya, meski saat sobat bernanyi di bagian tengah sampai reffren sangat bagus, tapi jelek di akhir atau awal lagu, maka seolah-olah sobat gagal menyanyikan tembang tersebut. Jadi untuk bisa sukses menyanyikan lagu ini, sobat mesti menguasai awal dan akhir lagu. Karena kunci lagu ini ada di bagian tersebut. Bisa dikatakan sukses secara sempurna jika sobat bisa menguasai awal dan akhir lagu ditambah lagi sukses di bagian tengah sampai reffren.Coba perhatikan syairnya berikut ini :

Sungguh begitu mudahnya kau memutuskan cinta
Hanya dengan satu kata....kata
Maaf saja....

Walaupun cuma dua gram cincin yang engkau ikatkan
tapi nantinya diriku..akan jadi hinaan
akan jadi cemoohan
ocehan orang...

Yang saya tulis miring itu adalah kesulitan pada syair tersebut,  yang sebenarnya tidak terlalu sulit jika dibandingkan dengan ral awal atau akhir lagu.

B. Ral Panjang Disertai dengan Tempo Musik

Meski lagu Payung Hitam memiliki ral panjang dan bernada tinggi, tapi sebenarnya ini lebih mudah dibandingkan jika harus dipadu dengan musik (ketepatan tempo musik), seperti misalnya lagu Gembala Cinta koleksi Ashraff, atau Pacar Dunia Akhirat koleksi Rita Sugiarto. Artinya, sobat mesti menguasai nada, tempo musik saat bagian syair di ral awal lagu tersebut. Jika menyanyikannya diikuti oleh iringan grup Dangdut seperti Dacademy atau KDI, maka sobat harus bekerja sama dengan grup tersebut saat latihan. Ini yang biasa terjadi pada artis Dangdut profesional. Bahwa ketika membwakan sebuah tembang yang memiliki ral bermusik seperti Pacar Dunia Akhirat, maka si penyanyi biasanya akan menengok ke belakang (ke grup) untuk mengatur tempo agar pas dan cocok. Jika tidak, maka antara penyanyi dan grup tidak sinergi iramanya, atau jalan sendiri-sendiri. Dan ini cukup fatal jika dinyanyikan saat lomba atau kontes nyanyi.

Hal yang berbeda, jika dalam menyanyikan lagu itu diiringi oleh kaset karaoke asli atau organ tunggal saat lomba, maka sobat harus lebih jeli dalam hitung-menghitung tempo di lagu-lagu tersebut. Kuncinya adalah perbanyak latihan tempo birama di bagian ral awal. Jika tidak, akibatnya juga sama, keduanya, baik penyanyi atau musik tidak bersinergi secara sempurna.

Mungkin ada yang bertanya, apakah ada lagu yang memiliki ral panjang, saat dinyanyikan tidak terpaku pada musik, atau bisa secara bebas tanpa harus mengikuti tempo irama?. Banyak...contoh Laksamana Raja Di Laut miliki Iyeth Bustami atau Sumpah Benang Emasnya Elvi S, Salehah nya Rhoma Irama, Terbayang-bayang koleksi Ona Sutra, Sapu Tangan Merah Yus Yunus..

Lagu seperti Laksmana Raja Di Laut, memang memiliki ral yang cukup sulit dalam hal cengkok, vibrasi dan pengaturan nafas. Namun lagu ini sebenarnya nadanya tidak terlalu tinggi. Selain itu, tidak ada batasan musik saat sobat melakukakn ral lagu (terserah si penyanyi), karena memang sifat ralnya itu non-musik, tak ada musik bertempo seperti pada tembang Pacar Dunia Akhirat. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan syair pada ral awal lagu Pacar Dunia Akhirat

Hari Ini....
Saya..Umumkan...
Pada Bulan...
Pada Bintang......

Itu syair awal lagu Pacar Dunia Akhirat yang biasa, tidak ada musik bertempo. Dan mungkin lebih mudah saat menyanyikannya di bagian syair tersebut. Akan tetapi semua bisa menjadi kacau balau, jika sobat tidak bisa mensinergikannya dengan musik tepat pada lirik atau bait berikut :

Dapatkah ku miliki..
Seorang Kekasih..

Itulah contoh syair ral tapi ada musik bertempo yang sebenarnya cukup sulit dinyanyikan oleh sobat terutama saat berusaha mensinergikannya dengan musik (pengiring) dalam waktu begitu cepat.

Hal yang sama juga terjadi pada lagu Gembala Cinta koleksi Ashraff. Coba perhatikan dan dengarkan syair di ral awal ini :

Sekuntum..bunga mekar di taman
Disunting..musafir lalu..

Bunga Layu....
Dan gugur ke bumi..

Perhatikan yang saya cetak miring...meski hanya dua kata saja, tapi jika tidak bisa bersinergi dengan musiknya, maka akan jadi kacau balau, meski sebenarnya tidak terlalu parah dibandingkan dengan lagu Pacar Dunia Akhirat. Namun, percaya atau tidak, lagu Gembala Cinta ini adalah salah satu lagu Dangdut Pria dengan ral tersulit dalam hal cengkok, vibrasi, power dan pengaturan nafas dan notasi lagu yang cukup tinggi.

Itu baru ral di awal yang di bagian syair tertentu harus bersinergi dengan musiknya. Ada lagi, jenis lagu yang ber-ral, dan di bagian syairnya dinyanyikan dengan segera setelah musik ral jalan. Jika bingung, coba perhatikan lagu Kejam koleksi Elvi S

Kejam...kejam..\musik jalan\
mengapa hatimu..\musik jalan\
keras bagaikan...batu...\Intro musik\

Nah, pada bagian setelah musik jalan, jika sobat terlambat sedikit atau beberapa ketukan saja, maka akan merusak suasan ral lagu. Jadi meski saat syair di ral tersebut tidak bareng dan bersinergi dengan musik, akan tetapi terlambat satu ketukan saja di lirik berikutnya, ral lagu sudah gagal dibawakan, dan tentu mengurangi poin.

C. Ral Panjang Tanpa Musik Bertempo Tapi Cengkok, Vibrasi Rumit

Mungkin sudah ada yang saya sebut di atas seperti Gembala Cinta, Ashraff, Gadis Malaysia Yus Yunus adalah contoh lagu yang memiliki vokal berbobot dalam cengkok dan vibrasi, akan tetapi yang sulit dari ral lagu yang paling sulit dalam cengkok dan vibrasi adalah lagunya sang Raja Dangdut, Rhoma Irama yang berjudul Remaja. Silakan dengarkan ral awalnya. Memang tidak bernada tinggi. Akan tetapi cengkok dan vibrasinya sangat sulit meski kosong tidak ada musik bertemponya. Tingkat kesulitan itu sendiri ada pada cengkok, vibrasi, keras-lirihnya suara, pengaturan nafas. Yang paling sulit tentu keras-lirihnya suara. Coba perhatikan dengan seksama, keras lirihnya bang haji saat membawakan ral lagu Remaja ini, tidaklah sama setiap ketukan. Hanya perasaan terlatih yang bisa menirukan ral ini. 

Ha..ha..ha...
ha..aha
Selain sulit di ral awal, lagu ini sejatinya memiliki tingkat kesulitan secara keseluruhan. Sayangnya lagu ini kurang terlalu populer bagi masyarakat terutama pecinta Dangdut yang hobby bernyanyi dan mengikuti lomba nyanyi

Berikut saya sajikan lagu-lagu tersebut yang bisa sobat download..

Untuk Pria/Cowok
  1. Remaja - Rhoma Irama
  2. Akulah Saudaramu - Rhoma Irama
  3. Gembala Cinta - Ashraff
  4. Anak Yang Malang - Rhoma Irama
  5. Air Mata Perkawinan - Mansyur S
  6. Gadis Malaysia - Yus Yunus
  7. Sapu Tangan Merah - Yus Yunus
  8. Kembalikanlah Dia - Asep Irama
  9. Zubaidah - Mansyur S
  10. Pelaminan Kelabu - Mansyur S
Untuk Wanita/Cewek ;
  1. Payung Hitam  - Iis Dahlia
  2. Mata Hati - Iis Dahlia
  3. Kejam - Elvi S
  4. Sumpah Benang Emas - Elvie S
  5. Pacar Dunia Akhirat - Rita S
  6. Si Kecil - Rita S
  7. Zainal - Rita S
  8. Beban Asmara - Iis Dahlia
  9. Laksmana Raja Di Laut - Iyeth Bustami
  10. Bulan Di Ranting Cemara - Tak ada Ral, tapi secara keseluruhan lagu ini sangat sulit.
Itulah lagu-lagu Dangdut berbobot yang berkualitas tinggi yang berguna untuk melatih kemampuan vokal sobat, terutama bagi sobat yang suka bernyanyi dan (akan) mengikuti kontes/lomba nyanyi Dangdut seperti KDI dan Dangdut Academy.

Ingin Ikut Kontes Nyanyi Dangdut? Baca Tips Ini.

tips untuk kontes dan lomba nyanyi Dangdut

Tak disangkal lagi bahwa untuk menjadi seorang artis Dangdut terkenal, salah satunya adalah dengan cara mengikuti berbagai ajang kontes nyanyi Dangdut terutama di level nasional yang diselenggarakan oleh televisi swasta. Untuk itu, kali ini saya ingin berbagi seputar tips ikut kontes nyanyi Dangdut bagi pemula khusus untuk lagu yang akan dinyanyikan ketika mengikuti kontes nyanyi itu. Maksud pemula di sini adalah calon peserta yang tidak pernah memiliki pengalaman nyanyi semi-profesional (penyanyi dari panggung ke panggung berbayar) atau belum pernah sama sekali mengikuti ajang lomba nyanyi Dangdut di manapun.

Jika sobat berhasrat untuk ikut kontes Nyanyi Dangdut seperti yang sering diselenggarakan oleh televisi swasta nasional seperti Dangdut Academy (DA), Kontes Dangdut Indonesia (KDI), tidak ada salahnya jika sobat baca beberapa tips di bawah ini.

A. PEMILIHAN LAGU UNTUK KUALITAS VOKAL YANG BAGUS

Pemilihan lagu oleh calon peserta menjadi salah satu elemen yang penting. Jangan anggap sepelekan ketika sobat akan memilih atau menyanyikan lagu, terutama ketika baru masuk tahap seleksi awal (atau biasa dikenal dengan babak audisi). Mengapa penting?. Ketika sobat sebenarnya memiliki kualitas vokal yang bagus (baik menurut sobat sendiri atau penilaian orang lain) akan tidak berarti apa-apa ketika sobat menyanyikan sebuah lagu yang dalam tanda kutip tidak memiliki tantangan sedikitpun, mulai dari vibrasi, cengkok, tehnik pernapasan dan sebagainya (ingat, ini adalah ketika di awal tahap seleksi).

Meski sebenarnya ada yang beranggapan kalau memang suaranya bagus, maka nyanyi lagu apapun bagus, itu tidak bisa dijadikan alasan atau dasar yang kuat. Kenapa?, karena potensi sobat hanya dikeluarkan lewat lagu-lagu yang tidak memiliki tantangan. Hal ini akan menjadi pertimbangan penting oleh juri. Sebagus apapun kualitas vokal, tapi hanya menyanyikan lagu yang kurang berbobot, maka akan jadi terasa biasa-biasa saja dalam pandangan juri. Selain lagu itu terasa biasa saja, dewan juri juga akan menilai bahwa sobat tidak percaya diri, karena sobat tidak berani menyanyikan sebuah lagu yang sebenarnya sobat mampu.

Sebagai contoh begini, Lesti (sang juara DAcademy yang bisa dijadikan sebagai dasar vokal yang bagus) menyanyikan sebuah lagu yang berjudul KUDA LUMPING koleksi Elvie Sukaesih. Lagu bernada mayor ini sama sekali tidak ada tantangan dalam hal vibrasi, cengkok, dan tehnik vokal lainnya. Suara Lesti yang mendayu-dayu, memiliki vibrasi yang matang, cengkok yang mantap, tune yang bagus, akan terasa biasa saja vokalnya ketika melantunkan lagu ini, seolah hilang karena iramanya yang memang bertempo sedikit cepat. Akan menjadi hal yang berbeda ketika Lesti membawakan sebuah lagu bagus tapi jarang dipentaskan seperti ANAK YANG MALANG misalnya. Kualitas vokal Lesti akan terdeteksi oleh dewan juri, dan potensinya juga akan lebih terlihat, karena lagu ini memang cukup berbobot dengan ral yang lumayan panjang dan notasi yang cukup rumit.

Lalu bagaimana mengukur atau menilai bagus tidaknya vokal sobat?. Pertama, sobat bisa bertanya kepada teman-teman sebanyak mungkin, jangan hanya satu atau dua saja. Kedua, record (rekam) suara sobat menggunakan ponsel, tape recorder atau yang lain dengan menyanyikan sebuah lagu yang sangat populer digunakan untuk lomba nyanyi, Pacar Dunia Akhirat misalnya. Lalu putarlah rekaman itu, dan bandingkan dengan yang asli ataupun yang dinyanyikan oleh seseorang yang menurut sobat memiliki kualitas vokal yang bagus.

Daftar Lagu Yang Layak Dipelajari

# UNTUK PRIA

I.  Lagu-lagu Meggi Zakaria. Banyak sekali koleksi lagu Meggy Z yang berbobot, terutama di ral-ral awal yang cukup panjang.
  1. Mahal
  2. Cinta Hitam
  3. Tajamnya Cinta
  4. You
  5. Mata Air Cinta
II. Lagu2 Rhoma Irma. Coba sobat download (jika belum punya) dan dengarkan lagu yang berjudul Remaja. Lagu ini memiliki ral yang sangat rumit di awal dan juga rumit untuk tehnik vokal dan cengkok serta notasi.
  1. Akulah Saudaramu
  2. Remaja
  3. Baca
  4. Anak Yang Malang
  5. Tabir Kepalsuan
  6. Rantai-rantai Derita - Lagu ini memang tidak memiliki ral di awal lagu, tapi sangat layak dipelajari di bagian vibrasi, cengkok, pengaturan napas serta ketepatan tempo.
III. Lagu-lagunya Mansyur S. Koleksi lagu Mansyur S juga kerap menjadi lagu yang dinyanyikan oleh peserta dengan kualitas vokal yang bagus atau di atas standar.
  1. Air Mata Perkawinan
  2. Pelaminan Kelabu
  3. Zubaidah
IV.  Koleksi lagu Dangdut lain
  1. Gadis Malaysia - Yus Yunus
  2. Sapu Tangan Merah - Yus Yunus
  3. Gembala Cinta - Ashraff - memiliki ral yang cukup sulit untuk cengkok dan vibrasi
  4. Sharmila - Tingkat kesulitan di cengkok lagu dan putaran. Jika tidak hati-hati bisa salah masuk
  5. Gejolak Asmara - Nassar KDI
  6. Pendusta - Hamdan ATT
# UNTUK WANITA (CEWEK)
  1. Si Kecil - Rita Sugiarto
  2. Zainal - Rita Sugiarto
  3. Pacar Dunia Akhirat - Rita Sugiarto
  4. Biarlah Merana - Rita Sugiarto
  5. Jera - Riza Umami/Noer Halimah
  6. Sumpah Benang Emas - Elvi Sukaesih
  7. Kejam - Elvie Sukaesih
  8. Pesta Panen - Elvi Sukaesih
  9. Siapa Kau - Lilis Karlina
  10. Mata Hati - Iis Dahlia
  11. Beban Asmara - Iis Dahlia
  12. Payung Hitam - Iis Dahlia
  13. Maghadir - lagu kasidah/gambus
  14. Bunga Dahlia - Ida Laila
  15. Siksa Kubur - Ida Laila

B. PEMILIHAN LAGU YANG TEPAT UNTUK KUALITAS VOKAL STANDAR

Sekali lagi saya katakan, ini adalah tips untuk sobat yang baru akan mengikuti audisi. Kualitas vokal lumayan ini biasanya tidak memiliki vibrasi yang bagus (vibrasi biasa saja), cengkok yang kurang mantap, akan tetapi punya kemampuan dalam hal tuning (nada), alias tidak fals ketika bernyanyi. Jika sobat memilki kualitas vokal seperti ini, maka ketika sobat ingin ikut kontes nyanyi Dangdut jangan terlalu percaya diri. Artinya, kualitas vokal yang pas-pasan (dalam bahasa nyanyi) jangan dipaksakan untuk menyanyikan lagu yang bobotnya sangat berat. Sebagai contoh, ketika sobat merasa bahwa kualitas vokal pas-pasan akan tetapi menyanyikan sebuah lagu yang berbobot, ral panjang, notasi rumit, temponya juga rumit, seperti KEJAM Elvie S, atau Mata Hati koleksi Iis Dahlia, Air Mata Perkawinan koleksi Mansyur S dll. Jika sobat tetap memaksakannya itu sama saja sobat tidak ingin tampil ke level berikutnya, hanya karena sobat terlalu terobsesi dan terlalu over percaya diri bahwa menyanyikan lagu berbobot maka akan lebih mudah lolos.

Di sisi lain, sobat punya keunggulan dalam hal penampilan panggung yang oke, ekspresif, camera face. Sangat disayangkan jika sobat memaksakan melantunkan tembang-tembang yang sangat berat untuk kualitas vokal sobat. Coba sobat pilih lagu yang tidak terlalu berat tantangannya misalnya Selamat Malam koleksi Evie Tamala, Tidak Semua Laki-laki koleksi Basofi Sudirman, atau lagu berirama ceria seperti Terajana, Kopi Dangdut, Terlena, 1000 Alasan dll. Lagu berbobot ringan seperti ini sangat cocok buat sobat yang memiliki potensi lain seperti aksi panggung yang atraktif, memiliki wajah yang kamera face (indah di pandang mata).

Lagu yang layak dipelajari :

A. Peserta Pria (Cowok)
  1. Tidak Semua Laki-laki - Basofi Sudirman
  2. Pagar Makan Tanaman - Mansyur S
  3. Pasrah - Muchsin Alatas
  4. Rembulan Bersinar Lagi - Mansyur S
  5. Sakit Gigi - Meggy Z
  6. Senyum Membawa Luka - Meggy Z
  7. Angka Satu - Caca Handika
  8. Kegagalan Cinta - Rhoma Irama
  9. Penasaran - Rhoma Irama
  10. Termiskin Di Dunia - Hamdan ATT
  11. Dan lain-lain
B. Peserta Wanita (Cewek)
  1. Terlena - Ikke Nurjanah
  2. Selamat Malam - Evie Tamala
  3. Emosi Diri - Murni Chania
  4. Jatuh Bangun - Kristina
  5. Pria Idaman - Rita Sugiarto
  6. Mandi Madu - Elvi Sukaesih
  7. Bulan - Mega Mustika
  8. 1000 Alasan - Sazkia Gotik
  9. Bara Bere - Siti Badriah
  10. Hallo Dangdut - Rita Sugiarto
  11. Dan lain-lain
C. PILIHAN LAGU UNTUK VOKAL BERKARAKTER

Jika sobat memiliki karakter vokal yang unik atau tidak identik dengan penyanyi Dangdut yang sudah top, sobat bisa menyanyikan lagu apapun. Dengan catatan sobat memiliki kualitas vokal minimal standar, jika kualitas suara sobat masih di bawah standar, apalagi tidak paham dengan tune (nada yang mengikuti musik), meski memiliki karakter vokal unik, tidak akan membantu sobat. Akan tetapi jika karakter vokal sobat unik dan memiliki kualitas minimal standar (tidak fals, bisa mengikuti nada), ini akan sangat menguntungkan sobat ketika menyanyi lagu apapun.

Hal ini adalah pengecualian, jika sobat memiliki karakter vokal yang sangat bagus baik vibrasi, cengkok dan tehnik-tehnik bagus yang lain tapi ternyata identik dengan artis Dangdut populer (Rhoma Irama misalnya), maka sebaiknya hindari menyanyikan lagu-lagu dari Rhoma Irama. Sobat bisa membawakan lagu berbobot dari artis penyanyi lain, misalnya lagu koleksi Mansur S seperti Zubaidah, Air Mata Perkawinan dan sebagainya. Ini bisa meminimalisir kemiripan suara sobat.

Lain lagi jika sobat memiliki karakter vokal nge-rock seperti Alam atau Aan KDI. Maka sebaiknya sobat menanyikan lagu-lagu yang aslinya ngebit tapi tidak ngerock, lalu sobat bawakan dengan gaya vokal sobat sendiri. Misalnya lagu Penasaran milik Rhoma Irama. Lagu ini bertempo cepat dan ngebit. Di lagu aslinya, Rhoma Irama menyanyikan lagu ini masih dalam nuansa Dangdut biasa. Sobat bisa improvisasi dengan karakter rock. Ini akan menjadi nilai tambah. Selain karakter vokal sobat sendiri, juga nilai plus untuk kreatifitas dalam improvisasi. Hindari sobat membawakan koleksi Alam seperti Mbah Dukun, Sabu-sabu dan sebagainya. Karena akan lebih baik jika sobat menyanyikan lagu bertempo cepat, tapi tidak ngerock, lalu sobat bawakan dengan karakter ngerock. Selain Penasaran, ada lagu seperti Aku Bukan Pengemis Cinta koleksi Jhoni Iskandar, Malam Minggu koleksi Rhoma Irama. Itu untuk suara berkarakter ngerock bagi pria.

Untuk karakter vokal ngerock wanita (seperti Dona DAcademy atau Tutha), maka banyak sekali lagu-lagu Dangdut biasa yang bisa dibawakan dengan gaya ngerock. Akan tetapi, sama seperti halnya pria. Sobat cewek juga jangan manyanyikan lagu yang aslinya memang sudah ngerock seperti Maling koleksi Nitha Thalia, Goyang Heboh dll. Sobat bisa menyanyikan lagu yang aslinya tidak ngerock tapi bertempo cepat dan ngebit, Misalnya Wakuncar koleksi Camelia Malik, Laguku koleksi Ahmad Albar tapi lebih sering dinyanyikan oleh penyanyi wanita, Liku-liku, Lima Menit koleksi Ine Sinthya dan sebagainya.

D. Lain-lain

Selain sobat memiliki kualitas atau vokal seperti yang tersebut di atas, sobat juga harus mempersiapkan secara matang faktor-faktor seperti di bawah ini :
  1. Mental. Tidak sedikit orang yang memiliki kualtias vokal di atas rata-rata namun mental nol besar. Jangankan menyanyi, mencoba untuk ikut daftarpun tidak. Selain itu, peserta yang mentalnya tidak kuat, sebagus apapun suaranya akan lenyap seketika ketika berhadapan dengan juri. Vokal bahkan tidak keluar sama sekali, apalagi vibrasi, cengkok, syair dan sebagainya.
  2. Aksi Panggung. Sebagus apapun suara dan vokal sobat, tapi jika cara sobat bernyanyi seperti pohon pisang atau paduan suara, ini sangat mengurangi nilai sobat. Setidaknya berlatihlah bergerak kesana kemari sesuai irama dan juga luas ruang audisi.
  3. Ekspresi dan Penjiwaan. Nikmatilah sobat dalam bernyanyi seperti sobat alami sendiri di lagu tersebut. Padukan eskpresi, gaya panggung dan kualitas vokal sesuai dengan kebutuhan. Artinya tidak seutuhnya full sobat harus atraktif di atas panggung ataupun terlalu dalam penjiwaan. Meskipun baru audisi, sobat bisa saja membayangkan bahwa yang sobat hadapi adalah penonton yang sangat banyak. Hal ini juga akan menambah nilai tersendiri bagi juri
  4. Tehnik pernapasan, tehnik mic-ing (misalnya ketika bernada tinggi di tengah lagu, sobat harus mengontrol power suara sobat dengan jarak microphone, begitupun dengan nada rendah), kontrol vokal (ketika sobat beraksi di panggung, kontrol vokal menjadi sangat penting. Untuk itu dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi).
  5. Kostum atau pakaian. Untuk tahap audisi, sebenarnya pakaian atau kostum tidak terlalu besar pengaruhnya bagi penilaian juri, karena biasanya dewan juri akan lebih memprioritaskan calon peserta yang punya nilai lebih di vokal dan penampilan (aksi panggung).
Itulah tips yang bisa saya share jika sobat ingin ikut kontes nyanyi Dangdut. Hal ini tentu terlepas dari sobat yang hanya ingin memeriahkan dan meramaikan saja (daripada bengong), dan tidak memiliki potensi-potensi seperti tersebut di atas dan bahkan bisa menilai diri sendiri bahwa sobat sebenarnya percaya kalau tidak akan lolos, karena tidak punya potensi dan kualitas vokal, notasi atau tune yang parah (tidak bisa mengikuti nada musik), aksi panggung dll. Atau kalau menurut teman saya, yang penting ikut, siapa tahu nongol di televisi dan bisa curhat (saya ini orang gak punya dan sebagainya..). Nah jika sobat mengikuti sebuah ajang lomba nyanyi dengan tujuan seperti itu, maka tips ini tidak berguna. Tips ini bisa berguna ketika sobat baru akan masuk tahap seleksi atau audisi. Ketika sobat dinyatakan lolos ke babak selanjutnya, maka tips ini juga tidak terlalu berguna karena lagu yang ditentukan itu bukan pilihan sobat, akan tetapi sudah dipilihkan oleh tim kreatif (panitia penyelenggara).

Jadi, jika sobat ternyata ada di kapasitas B (kualitas vokal standar) tapi harus menyanyikan lagu yang sangat berbobot dan sobat merasa tidak mampu, maka ini adalah nasib sobat sendiri yang mau tidak mau harus dinyanyikan, dan tentunya ketika sudah masuk ke tahap berikutnya (setelah audisi lolos), sobat harus punya dukungan yang banyak dari luar (SMS) agar bisa bertahan seperti yang sudah terjadi di berbagai ajang kontes di televisi swasta nasional. Sekian dan semoga bermanfaat.

Jika tips ini bermanfaat, mohon bantuannya untuk share di facebook, twitter atau sosmed yang lain. Terimakasih

Lagu-lagu Dangdut Bagus Ini Jarang Dipentaskan

Lagu seperti Bimbang, Terajana, Sakit Gigi, Tidak Semua Laki-Laki, Gelandangan adalah beberapa contoh tembang yang sering dipentaskan baik di level lokal ataupun di televisi. Nah, kali ini saya ingin berbagi beberapa lagu Dangdut yang sebenarnya bagus (menurut saya), baik ditinjau dari syair atau aransemen musik, tapi jarang sekali dipentaskan oleh grup-grup Dangdut (penyanyi) mulai dari level lokal sampai nasional. Misalnya, lagu Rantai-Rantai Derita, koleksi Rhoma tapi bukan ciptaannya (Ciptaan Hamdan ATT), layak untuk dijadikan bahan pentas guna diperkenalkan kepada para Dangduter pendatang baru, begitu juga lagu Rhoma lain seperti Kabar dan Dosa yang juga bukan hasil ciptaan bang haji.

Saya berharap, popularitas lagu seperti Akhir Sebuah Cerita, Iming-Iming akan menular ke lagu-lagu yang lain. Seperti kita ketahui, lagu Akhir Sebuah Cerita bukan merupakan top album. Akhir Sebuah Cerita merupakan salah satu lagu Dangdut bagus yang dulu (sebelum lahirnya Koplo), tidak pernah dikenal kecuali oleh si pemilik kaset, sehingga jarang dipentaskan waktu itu. Salah satu faktornya mungkin karena posisi tembang tersebut ada di Side A di bawah judul album tersebut, yaitu TUMBAL.
Dulu, musisi dan penyanyi akan mementaskan sebuah lagu dan menganggap tembang itu bagus atau tidak dengan cara mendengarkan radio dan melihat televisi. Semakin sering muncul di radio atau televisi, maka akan semakin top tembang tersebut. Padahal, tembang yang paling sering muncul di radio atau televisi itu adalah top album itu sendiri Sementara untuk lagu selain top album tidak pernah muncul atau andaipun muncul, itu sangat jarang sekali. Sebut saja misalnya SELAMAT MALAM - Evie Tamala, TERLENA - Ikke Nurjanah, Pangeran Dangdut - Abiem Ngesti, Payung Hitam - Iis Dahlia, dan sebagainya. Judul-judul itu adalah top album yang populer. Jadi musisi atau penyanyi akan mementaskan tembang-tembang top album saja. Sementara isi lagu selain judul tersebut sama sekali tidak dikenal, tidak pula berusaha dipopulerkan atau mungkin tidak terlalu diperhatikan, terutama oleh musisi dan penyanyi (grup Dangdut). Jadi, yang tahu dan mengenal lagu selain top album hanya si pemilik kaset saja. Oleh karena itu jarang sekali dipentaskan. Bahkan, top album saja belum tentu hits dan dipentaskan, misalnya Fatamorgana - Mega Mustika, Penyesalan 1 (Titik Nur) dan lain-lain.

Namun setelah muncul Koplo, cara pandang masyarakat, musisi dan juga penyanyi berbeda. Sebagai contoh, lagu Akhir Sebuah Cerita, Menunggu, Mengapa (Ida Royani), dan lain-lain menjadi begitu populer setelah dipentaskan, dan vcdnya diedarkan dengan harga super murah dan mudah didapatkan, meski tembang tersebut bukanlah judul album dan diluncurkan jauh sebelum lahir dan populernya aliran Koplo. Masih banyak sekali lagu-lagu Dangdut yang menurut saya bagus, namun jarang dipentaskan.

Mungkin daftar lagu di bawah ini bisa menjadi acuan untuk pentas grup Dangdut. Daripada mempopulerkan lagu dari genre yang sangat berbeda, tidak ada salahnya untuk mementaskan tembang-tembang berikut ini, dengan harapan bisa "bernasib" seperti lagu Akhir Sebuah Cerita, Menunggu, Iming-Iming, Dua Kursi, Mengapa, Mengapa Duet, dan sebagainya.

Dan inilah lagu-lagu Dangdut bagus yang jarang dipentaskan yang bisa dijadikan rujukan oleh musisi atau penyanyi atau mungkin masyarakat pecinta Dangdut. Bahwa setelah mendengarkan tembangnya sobat tertarik untuk menggarapnya (untuk musisi dan penyanyi), dan request (untuk pendengar radio dan masyarakat pecinta Dangdut).
  1. 14 Malam - Anis Fitria
  2. Rantai-Rantai Derita - Rhoma Irama
  3. Habis Gelap Terbitlah Terang - Rhoma Irama
  4. Sebatas Kata dan Rindu - Yunita Ababil
  5. Ikhlas - Evie Tamala
  6. Bagai Disambar Petir - Ikke Nurjanah
  7. Darah Biru - Iis Dahlia
  8. Amarah Cinta - Noer Halimah
  9. Bukan Tanda Jasa - Abiem Ngesti
  10. Bunga Teratai - Asep Irama
  11. Abang Sayang - Ayu Soraya
  12. Gantungan Baju - Caca Handika
  13. Jelita - Camelia Malik Feat OM. Tarantulla
  14. Galau - Cici Paramida
  15. Cemara Biru - Noer Halimah
  16. Untuk Siapa - Dayu AG
  17. Birahi - Elvy Sukaesih
  18. Merpati Putih - Ikke Nurjanah
  19. Debu-debu Jalanan - Hamdan ATT
  20. Hitam Manis - Imam S Arifin
  21. Mimpi - Ine Sinthiya
  22. Tinta Merah - Itje Trisnawati
  23. Prahara - Jhoni Iskandar
  24. Fatamorgana - Mega Mustika
  25. Permisi - Meggy Z
  26. Rintihan Jiwa - Riza Umami
  27. Hanya Kamu - Santi Sartika/Mega Mustika
  28. Penyesalan 1 - Titik Nur
  29. Menyulam Kain Rapuh - Yulia Citra
  30. Gubuk Derita - Yusnia
Itulah contoh lagu-lagu Dangdut bagus yang jarang dipentaskan, sebenarnya masih sekitar ratusan tembang lain, akan tetapi saya hanya mampu daftarkan 30 lagu saja. Semoga saja setelah sobat download lalu mendengarkannya tertarik dengan tembang-tembang tersebut, baik bagi musisi dan penyanyi atau siapapun. Oleh karena itu, Saya salut terhadap New Pallapa yang peduli dengan lagu Dangdut lawas, terutama yang pernah dipopulerkan dan dinyanyikan oleh Rhoma Irama. Melalui Brodin, Agung Juanda dan Gery Mahesa, grup ini mencoba memperkenalkan lagu jadul yang saya yakin masih banyak diantara mereka yang tidak tahu , seperti Anak Yang Malang, Mata Air dan Air Mata, Buatmu Agfanistan dll. Meski bukan lagu asli koleksi New Pallapa, setidaknya mereka telah berusaha untuk memperkenalkan tembang-tembang tersebut yang mungkin belum pernah sama sekali terdengar oleh para pecinta Dangdut pendatang baru dan atau Saudara Pallapa sendiri (sebutan untuk fans berat grup ini). Soal akan jadi populer atau tidak (seperti Akhir Sebuah Cerita, Menunggu, Mengapa dll) itu tidak menjadi soal. Karena yang paling penting adalah mengeksiskan tembang-tembang yang sudah ada, lalu memperkenalkannya kepada publik dengan cara yang informatif.

Lagu-lagu Lawas Rhoma Irama Tapi Bukan Ciptaan Beliau

Lagu Dangdut lawas seperti Tiada Berdaya, Kabar dan Dosa, Lagu Buat Kawan, Buatmu Afganistan, Anak Yang malang memang dipopulerkan oleh Rhoma dan diaransemen oleh Soneta Grup, tapi bukaan ciptaan beliau. Saya juga baru tahu sejak beli kaset Album Renungkan, Kabar dan Dosa, dan Lomba Cipta Lagu tahun 86  dan LCLD sejabotabek 1979/1980, ketika saya masih duduk di bangku SMA kelas 1 (sekitar tahun 1994).

Saya sengaja posting tentang topik ini agar fans Dangdut pendatang baru tahu (dan bisa juga untuk fans bang haji yang belum tahu), bahwa sebenarnya tidak semua lagu-lagu yang dinyanyikan oleh beliau merupakan ciptaan Rhoma Irama, baik ketika sudah lahir Soneta Grup ataupun belum. Lagu seperti, Akulah Saudaramu, Cinta Pertama, Magdalena, Melodi Cintaku yang pernah saya posting di - bukan Koleksi lagu New Pallapa -  adalah beberapa contoh lagu lawas yang dinyanyikan oleh bang haji, tapi bukan merupakan ciptaan Rhoma Irama .

Agar lebih mudah, berikut rincian lagu lawas yang bukan karya cipta Rhoma Irama, baik sesudah atau sebelum lahirnya SONETA GRUP dan lahirnya album volume serie pertama yang berjudul Begadang I.

* PASCA SONETA GRUP & ALBUM BEGADANG I*

A. Lagu-lagu hasil Lomba Cipta Lagu Dangdut

Lagu-lagu ini merupakan hasil karya dari para pencipta dalam Lomba Cipta Lagu Dangdut (LCLD), baik diadakan di tingkat Nasional oleh PAMMI, atau bersifat lokal (dalam hal ini, Jabotabek).
  1. Anak Yang Malang - LCLD II tahun 1985/1986 - Fauzan B
  2. Kesesatan - LCLD tahun 1985/1986 - Cipt. Ugan Suganda
  3. Lagu Buat Kawan - LCLD 1985/1986 - Cipt. Aziz Thalib
  4. Bunga Bunga Ganja - LCLD 1985/1986 - Hamdan ATT
  5. Langitpun Berduka - LCLD 1985/1986 - Alwi Hasan
  6. Ranta-rantai Derita - LCLD 1985/1986 - Hamdan ATT
  7. Mata Air dan Air Mata - LCLD 1985/1986 - Cipt. Aziz Thalib
  8. Tiada Berdaya - LCLD Sejabtabek tahun 1979/1980 - Cipt. Junaidi Sam
  9. Bangkitlah - LCLD Sejabotabek tahun 1979/1980 - Alam DS
  10. Bisnis - LCLD Sejabotabek th 1979/1980 - Cipt. Romli
  11. Kemarau - LCLD Sejabotabek tahun 1979/1980 - Cipt. Hamdan ATT
  12. Keruntuhan Cinta - LCLD Sejabotabek 1979/1980 - Cipt. Hamdan ATT
B. Album Rhoma Irama berjudul Kabar dan Dosa (tahun 1989 terdiri dari 10 lagu feat Noer Halimah), Prod. RHS Record
  1. Kabar dan Dosa Cipt. Z Muchtar
  2. Buatmu Afganistan Cipt. Husain Audah & A. Kadir Hasny
  3. Harta Cipt. - A. Kadir Hasny
  4. Firman Tuhan - Cipt. Z. Muhctar
  5. Renungkan Cipt. Husain Audah
Keterangan : di Album Kabar dan Dosa memang ada lagu Renungkan, Harta dan Firman Tuhan. Sementara di Album Renungkan juga ada lagu Renungkan itu sendiri, Firman Tuhan, Harta ditambah Kesesatan. Belum tambah lagi di Album Langitpun Berduka, ada lagu-lagu yang sama (dan tidak akan saya ulangi lagi untuk menuliskan tembang yang sama meski album berbeda, karena topiknya kurang tepat). Yang saya kurang mengerti adalah lagu Kabar & Dosa dan Buatmu Afganistan, apakah kedua lagu lawas yang bukan ciptaan Rhoma ini bagian dari lomba cipta atau bukan. Tapi yang jelas, daftar tembang di atas digarap oleh beliau bersama Soneta Grup. Sedangkan tembang-tembang yang bukan merupakan karya asli beliau dan belum lahir Soneta Grup, ada di poin berikutnya di bawah ini.

*PRA SONETA GRUP  ALBUM BEGADANG I*

C. Lagu Lawas Rhoma Pra-Soneta

Ada lagu yang merupakan ciptaan beliau sendiri saat masih bergabung dengan OM. Purnama, seperti Malam Gembira, Surat Terakhir, Kemana Dimana dan ada pula yang merupakan ciptaan orang lain, terutama pimpinan grup itu sendiri, Awab Abdullah.
  1. Cinta Pertama, Cipt. S.Shahab - Ada yang berpendapat Cipt. Awab Purnama
  2. Bungaku, Cipt. Awab H
  3. Jangan Berjudi Feat Elvy S, Cipt. Awab Abdullah
  4. Insan Yang Rugi, Cipt. S.Shahab
  5. Magdalena, Cipt. Awab Purnama
  6. Akulah Saudaramu, Cipt. Bahfen
  7. Membisu, Cipt. Abdullah
  8. Ke Binaria, Cipt. Bahfen
  9. Ke Pasar Minggu feat Elvy Sukaesih Cipt. M.Paris/N.Asdinur
  10. Nona Manis, Cipt. Bahfen
  11. Keluh Kesah, (S.Sahab/Awab H.)
  12. Usah Diganggu, (Cipt. Awab H)
  13. Derita (Cipt. Awab H)
  14. Anak Yatim Piyatu (S.Shahab/Muchsin)
  15. Melody Cintaku Cipt. Awab Abdullah
  16. Duka Dalam Cinta, Cipt. Awab Purnama
  17. Dll
D. Rhoma dalam Album Pop Bersama Band The Galaxies
  1. Nonton Cokek feat Inneke Kusumawati, Cipt. Mus. K.Wirja
  2. Arti Cinta , Cipt Gaffar Pakaja
  3. Pertama Berkenalan feat Inneke Kusumawati, Cipt. Jessy Wenas
  4. Pujaan Hati, Cipt Mus K.Wirja
  5. Angan-angan Saja feat Inneke Kusumawati, Cipt. Zakaria
  6. Hari Ini Tiada Cinta, Cipt. Jessy Wenas
  7. Hanya Engkau, Mus. K.Wirja
E. Album Pop bareng Zainal Combo
  1. Mohon Diri,  Cipt. Jessy Wenas
  2. Mabok Kepayang, feat Inneke Kusumawati, Cipt.Mus. K. Wirja
  3. Cinta Buta feat Inneke Kusumawati, Cipt. Weddhasmara
F. Bersama OM. Chandralleka (Pimp. Umar Alatas)
  1. Jelita Teruna feat Titing Jeny, Cipt. Umar Alatas
  2. Ingkar Janji, Cipt. Umar Alatas
G. Bersama OM. Sagita (Pimp. Marah Burdah)
  1. Akhir Jaman, Cipt. Salim
  2. Sebuah Mimpi, Cipt. Iqbal
  3. Malam Cemerlang Feat Wiwik Abidin, Cipt. Benny Muharram & Oma
H. Bersama OM. Pancaran Muda (Pimp. Zakaria)
  1. Di Dalam Bemo (cipt. Zakaria)
  2. Dia Juga Manusia (cipt. M. Faris & Oma Irama)
  3. Hadiah Ulang Tahun (cipt.Ilin Sumantri)
  4. Cincin Permata (cipt.Ilin Sumantri)
  5. Pedagang Kecil (cipt.Ilin Sumantri)
  6. Kisah Ayam Jantan (cipt.Malik Ibrahim)
  7. Burung Kesayangan (cipt. Zakaria)
  8. Dll
I. Bersama OM. Elsitara (Pimp. Ellya Khadam)
  1. Tukang Ramal feat Ellya Khadam (Cipt. M. Farris)
  2. Suratmu (Cipt. Oma & Khadam)
  3. Menang Lomba Joget feat Ellya Khadam (Cipt. Khadam)
  4. Bunga dan Doa feat Ellya Khadam (Cipt. Khadam)
  5. Hanya Satu Kupinta Feat E. Khadam (Cipt. M. Farris)
  6. Uang Belanja, feat Ellya Khadam, (Cipt. Iin Sumantri)
  7. Dll
J. Album Risalah Penyanyi, pengiring OM. Soneta
  1. Bila Terlaksana, Cipt. Ja'far Bilfas
  2. Satu Di Dunia, Cipt. A. Harris
Keterangan: Saya sendiri masih banyak yang bingung terkait pencipta lagu. Sebagai contoh, Akulah Saudaramu, ada yang menuliskan kalau lagu ini ciptaan Bahfen, tapi ada pula yang menuliskan ciptaan bang haji, dan juga perbedaan pada tembang yang lain.

Selain itu, ada pula nama-nama yang masih tanda tanya untuk saya, antara Awab Abdullah, Awab Purnama, Awab H, dan Abdullah saja. Apakah itu satu orang atau berbeda. Mohon bagi yang lebih tahu dari saya untuk menginformasikannya secara valid. Salah satu contoh yang membuat bingung misalnya lagu yang berjudul Insan Berjudi. Ada yang menuliskan Abdullah saja, sebagai pencipta, ada pula yang menuliskan Awab Purnama. Dan satu lagi, untuk penulisan nama ini juga membuat saya bingung, Bahfen dan Bahsen, mana yang benar?.

Itulah beberapa lagu yang pernah dipopulerkan oleh Rhoma Irama tapi bukan merupakan ciptaannya sendiri, baik pra atau setelah Soneta lahir, baik tembang pop atau Dangdut. Ternyata banyak juga tembang-tembang yang dinyanyikan oleh beliau tapi bukan ciptaannya. Itu saja saya kira belum semuanya. Namun demikian, yang saya masukkan di sini adalah tembang-tembang populer, jadi kalau nanti dirilis ulang atau didaur ulang, baik dalam bentuk rekaman berijin (legal dan berhak cipta) atau daur ulang yang biasanya dikoplo non legal dalam bentuk (album) VCD, oleh grup-grup Dangdut Koplo, seperti New Pallapa yang sudah saya posting kemari, pengunjung setidaknya sudah tahu.

Ref daftar lagu & Pencipta dari Forsa Bogor

    Lagu-lagu Dangdut Ini Bukan Koleksi New Pallapa

    Jika sobat adalah fans Dangdut (pendatang) baru, perlu sekali untuk sesekali browsing di internet khususnya terkait koleksi lagu Dangdut yang diluncurkan oleh grup Dangdut koplo seperti New Pallapa, Sera, Monata, Sagita, Sonata dan sebagainya, melalui vcd, media online (download dan video seperti Youtube). Jangan sampai terjadi kesalahpahaman  atau tidak tahu pada lagu-lagu yang dipentaskan oleh grup-grup Koplo yang kemudian diedarkan melalui vcd, lalu diupload dan dishare di berbagai media online. Sobat harus benar-benar aktif dan selektif, jika sobat benar-benar mencintai musik ini. Mana yang asli karya mereka, dan mana yang bukan koleksi New Pallapa.

    Banyak sekali sobat-sobat pecinta koplo (khususnya) yang asal tahu saja terhadap lagu yang baru saja didownload atau dilihat di youtube. Padahal, jika kita mau teliti dan tidak asal nonton youtube saja, ada keterangannya di video tersebut, terkait judul, pencipta atau yang mempopulerkan. Dengan begitu, kita jadi tahu sejarah lagu. Agar kejadian seperti yang pernah saya ceritakan di posting lain di blog ini (lagu Kehilangan Rhoma dikira lagunya Brodin) tidak terulang lagi. Bagi saya, kejadian seperti itu sungguh menyedihkan di saat Dangdut sedang menjadi penguasa di Indonesia saat ini.

    Oleh karena itu saya tertarik membuat posting ini, sebagai antisipasi atau untuk meminimalisir kurangnya informasi terhadap sebuah lagu, terutama lagu-lagu daur ulang yang dinyanyikan oleh Brodin, Gery Mahesa, Agung Juanda dalam album Raja Dangdut 2014 koleksi New Pallapa.

    Untuk lebih jelasnya, berikut ini daftar lagu Dangdut yang dikira koleksi OM.New Pallapa 2014 atau penyanyi yang menyanyikan lagu tersebut:
    1. Air Mata dan Mata Air - New Pallapa terbaru, album Raja Dangdut 2014 voc. Agung Juanda. Lagu ini adalah cipt. Aziz Thalib.
    2. Akulah Saudaramu, album yang sama, dinyanyikan oleh Broedin. Ini juga bagian dari koleksi bang haji pra-Soneta, cipt. Bahfen, namun ada pula yang menuliskan kalau ini ciptaan bang haji.
    3. Anak Yang Malang, yang dinyanyikan oleh  Gery Mahesa. Ini juga merupakan salah satu lagu yang dipopulerkan oleh Rhoma, meskipun bukan hasil karya cipta Fauzan B.
    4. Cinta Pertama, cipt. S. Shahab, juga dinyanyikan oleh Gery Mahesa di album New Pallapa terbaru, Raja Dangdut, dinyanyikan oleh Rhoma saat beliau masih gabung dengan OM.Purnama
    5. Harta, Agung Juanda, ciptaan A.Kadir Hasny, dipopulerkan Rhoma Irama
    6. Bangkitlah, oleh Agung Juanda, masih dalam album Raja Dangdut 2014, ciptaan Alam DS
    7. Kemarau, dinyanyikan oleh Broedin dalam album yang sama, ciptaan Hamdan ATT
    8. Keruntuhan Cinta - Broedin, hasil karya cipta Hamdan ATT
    9. Magdalena - Gery Mahesa, diciptakan oleh Awab Purnama, Pra-Soneta
    10. Kesesatan - Agung Juanda, ciptaan Ugan Suganda
    11. Melody Cintaku, Broedin, Ciptaan Awab Abdullah, Pra-Soneta
    11 lagu di atas merupakan koleksi R.H.Oma Irama, baik yang muncul di era 60an akhir, 70an dan era 80an akhir. Jadi, lagu-lagu Dangdut itu bukan koleksi New Pallapa asli, bukan pula koleksi Broedin, Agung Juanda ataupun Gery Mahesa, melainkan daur ulang (recycling) lagu yang pernah dipopulerkan Rhoma Irama, dan dari 11 tembang itu bukan ciptaan beliau, baik dinyanyikan sebelum atau sesudah lahirnya OM. Soneta atau Soneta Grup.

    Selain itu, dalam daftar tersebut juga ada beberapa lagu yang merupakan hasil dari lomba cipta lagu Dangdut, seperti Anak Yang Malang, yang lagunya pernah dinyanyikan oleh Lesti D'Academy di kontes D'Academy Indonesia konser final 2 besar. Selain itu, ada pula Kesesatan, Mata Air dan Air Mata, Harta, Kemarau, Keruntuhan Cinta dan Bangkitalah. Sedangkan lagu Melodi Cintaku, Cinta Pertama, Akulah Saudaramu, Magdalena adalah koleksi Rhoma Pra-Soneta.

    Sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat terutama untuk Dangduter pendatang baru dalam menambah wawasan seputar sejarah lagu. Tidak hanya sekedar download dan download saja, atau "POKOKE JOGET". Dan untuk fans Dangduter sejati yang mungkin wawasannya lebih banyak dari saya, sangat dipersilahkan untuk memberikan koreksi, jika terdapat info yang kurang tepat atau bahkan salah (baik di post ini atau yang lain) dengan cara berkomentar yang sopan dan benar-benar ingin membantu dalam membenarkan informasi. Bukan malah seakan-akan menantang atau ngetes admin seputar lagu-lagu terentu, atau bertanya tapi sebenarnya pertanyaan itu sama sekali tidak perlu jawaban, karena si penanya sebenarnya sudah tahu, atau sudah punya lagu. Terimakasih