Daftar Top 100 Artis Dangdut Jogja

info Add Comment
100 Artis Dangdut Hot Jogja
Terlepas dari berbagai kontroversinya, perkembangan musik Dangdut dari tahun ke tahun memang luar biasa. Begitu banyak wajah-wajah baru yang ingin sekali mencicipi kiprah di belantika musik Dangdut Indonesia, baik itu grup Dangdut atau penyanyi. Bahkan saking banyak munculnya seniman-seniman tersebut, ada sebagian yang kurang mengenal sosok tersebut. Sebut saja Novi Amilia, Lia Emila, Sonita, dan masih banyak lagi.

Hal serupa juga terjadi di kota pariwisata dan budaya, Jogja. Seiring dengan meningkatnya popularitas Dangdut secara nasional, banyak seniman muda yang ingin sekali mencicipi gemerlapnya Dangdut di Jogja. Satu demi satu muncul musisi dan biduan lokal pendatang baru setiap bulan/tahun, hingga sulit untuk mengenali mereka semua, apalagi jika harus mengingat 100 nama artis Dangdut jogja dan mungkin lebih, belum lagi status mereka yang saat ini mayoritas freelance (tidak terpaku pada satu grup saja). Hal ini sangat berbeda sekali dengan era 90-an dan awal 2000-an, yang begitu mudah mengingat dan mengenal nama-nama biduan karena waktu itu mereka menjadi bagian dari sebuah grup.

Untuk itu perlu kiranya kami perkenalkan daftar top 100 artis Dangdut Jogja yang masih aktif , baik itu wajah-wajah lama, seperti Eny Rosita, artis Dangdut seksi Jogja yang pernah bikin pre-album koleksi pribadi  yang berjudul "Dalam Diam", Tiara Yantika yang pernah tour musik di Jepang dan menjadi presenter di RCTI, Denok Renita yang juga pernah meluncurkan album ataupun penyanyi pendatang baru yang saya sendiri banyak sekali yang tidak mengenalnya.


Top-100-artis-dangdut-hot-jogja


Itulah daftar 100 artis atau penyanyi Dangdut Jogja yang masih eksis dan aktif hingga saat ini. Untuk kelengkapan foto dan alamat jejaring sosial yang bisa dihubungi, seperti Facebook, Twitter dan lainnya, menyusul.

Foto artis Dangdut hot Jogja

Bersambung.........



Devi, Kendang Dangdut Koplo Cewek [Youtube]

info Add Comment
Kendang Dangdut/Koplo Cewek asal Magelang
Umumnya, pemain kendang dalam sebuah grup Dangdut Koplo adalah seorang pria/cowok, karena untuk memainkan alat musik (manual) ini dibutuhkan power yang kuat dan teknik-teknik lain yang sulit dilakukan, terlebih untuk seorang wanita/cewek yang mayoritas memiliki tangan yang lembut dan lemah gemulai. Oleh karenanya, dari segudang musisi Dangdut yang ada di Indonesia atau mungkin dunia, barangkali sangat sulit menjumpai penabuh kendang dangdut/koplo wanita.

Namun jangan salah dan perlu sobat ketahui, bahwa sebenarnya pengendang Dangdut wanita pernah dijumpai di Indonesia dan cukup populer di kalangan pecinta dan musisi di era 80-90an, yaitu Titiek Noer. Selain sebagai penyanyi solo, beliau juga merangkap sebagai penabuh gendang di grupnya yang cukup fenomenal di era tersebut, OM. Kendedes.  Sayangnya, setelah Kendedes meredup, sudah lama sekali tidak dijumpai sosok wanita populer yang punya dua profesi sekaligus di dunia Dangdut Indonesia seperti beliau (yang sekarang menjabat sebagai Pengurus PAMMI pusat ini).

Setelah menghilang dari perederan, saya mengira tak akan ada lagi pengganti atau suksesor kakak kandung Venty Noer yang juga satu grup dengan beliau. Tapi, di luar dugaan, baru-baru ini saya menjumpai seorang seniman Dangdut cewek yang juga memiliki 2 profesi seperti Titiek Nor. Pemain kendang Dangdut/koplo dan juga sebagai penyanyi. Namanya Devi Permata. Wanita asal kota seribu bunga, Magelang.

Devi, yang tergabung dalam Grup OM. Permata ini adalah seorang mahasiswi di sebuah PT. Swasta di kotanya, Magelang. Pengalaman pertama sebagai pengendang didapatnya melalui electune plus. Kemudian bergabung dengan Permata, Arista dan banyak lagi grup Dangdut Jogja lain dan juga kota-kota di Jateng dan sekitarnya yang menggunakan jasanya.

Selain sebagai kendanger, Devi juga seorang penyanyi yang memiliki teknik vokal yang cukup bagus. Sehingga tak heran kalau dirinya pernah didaulat menjadi backing vokal grup Ki Ageng Ganjur Jogja ketika beberapa waktu lalu melangsungkan tour musik kolaborasi bersama grup band legendaris Indonesia, SLANK.

Jika anda penasaran, silakan lihat aksi heboh pemain kendang cewek ini dalam sebuah pentas Dangdut yang bersumber dari video youtube.


Bagaimana pendapatnya sobat..?..hebat bukan, bernyanyi sekaligus jadi pemain kendang. Jadi kesimpulannya, ternyata masih ada musisi di kalangan wanita yang berprofesi sebagai penyanyi dan sekaligus pengendang seperti mbak Titik. Jika di antara pengunjung pernah melihat atau memiliki seorang teman perempuan atau mungkin anda sendiri yang memiliki profesi yang sama silakan tulis di kolom komentar. Hal ini sebagai tambahan pengetahuan tentang jumlah musisi Dangdut cewek, khususnya pengendang yang ada sekarang.

Cerita Menggelikan Di Kafe Dangdut

info 2 Comments
Aksi penyanyi Dangdut Hot di salah satu kafe

"Bukan Kehilangan Rhoma Tapi Brodin...!!"
Itulah sangkal salah satu penggemar Dangdut Koplo ketika hendak sumbang suara di sebuah kafe Dangdut Jogja.

Dari survey kecil-kecilan selama setahun ini, kami mencatat masih banyak penggemar Dangdut Koplo yang nyata-nyata tidak mengetahui penyanyi asli sebuah lagu Dangdut tertentu. Dari 100 orang yang kami catat, hanya 30 orang saja yang benar-benar tahu siapa penyanyi asli lagu tersebut, sementara sebanyak 70 orang tahu penyanyi asli dari sebuah lagu lewat Vcd yang beredar luas di pasaran. Ini artinya sekitar 70 % penggemar/fans grup Dangdut Koplo (Jawa Timuran), masih buta atau mungkin gak mau tahu siapa penyanyi asli tembang-tembang Dangdut lawas yang pernah beredar sebelum lahir aliran musik terebut. Bahkan ada yang mengatakan bahwa lagu-lagu seperti Menunggu, Pertemuan, Akhir Sebuah Cerita, Tabir Kepalsuan, dan lain-lainya merupakan Lagu Dangdut terbaru..!

Judul posting tersebut sengaja kami kupas di sini karena memang salah satu cerita kejadian paling menggelikan di kafe Dangdut. Kejadian tersebut berlangsung di salah satu kafe populer di Jogja. Dengan selembar uang 50 ribuan, si pengunjung request sebuah lagu yang berjudul Kehilangan. Namun grup musik Bolo-Bolo Jogja tidak segera memulainya karena muusisi masih bingung dengan permintaan pengunjung tersebut. Karena lagu Kehilangan baik milik Rhoma atau Firman sama-sama sering direquest relasi. Melalui MC, musisi  menanyakan maksud lagu kepada pengunjung tersebut:

....''Maaf mas, Kehilangannya siapa?..Rhoma atau Firman?..." tanya si MC. Setengah sadar, si relasi langsung menjawab dengan nada keras " lagunya Brodin yang kalau sudah tiada !!.." .lalu MC yang tahu bahwa maksud lagu yang dipinta si relasi adalah milik Rhoma menyampaikannya pada musisi melalui microphonnya " Mas musisi..kehilangan milik Rhoma.."  mendengar apa yang disampaikan MC, relasipun melalui microphonenya kembali menyangkal dengan suara yang lebih keras lagi sambil setengah sadar Bukan kehilangan Rhoma, tapi Brodin..!!"
Mendengar sangkalan tersebut, musisi grup Dangdut terfavorit Jogja kontan langsung tertawa geli. Cerita kejadian menggelikan di Kafe Dangdut sebenarnya kerap kali terjadi, terutama sejak penulis melakukan survey atau pengamatan sederhana. Karena, selain lagu tersebut, masih banyak sekali lagu-lagu lain yang tidak diketahui oleh penggemar Dangdut sekarang. Karena mereka rata-rata hanya tahu sebuah lagu lewat kepingan Vcd bajakan yang  begitu mudah dan murah didapatkan. Sungguh miris sekali........

Lia Emilia Go International

info Add Comment
Lia Emilia, Selebriti Dangdut Go International

Mungkin tembang hitsnya tak seheboh Alamat Palsu milik Ayu Ting Ting, Goyangannya tak sepopuler, Goyang Itik ala Sazkia Gotik, dan namanya tak sefamiliar Ayu Ting Ting, Julia Perez atau Dewi Persik, namun penyanyi yang telah bertahun-tahun berkecimpung di belantika musik rakyat ini ternyata sudah melanglang buana ke berbagai negara. Nama panggungnya adalah Lia Emilia, satu lagi pedangdut yang sukses Go International.

Dikabarkan bahwa artis yang tergabung dalam grup The Smoothies (Nini Karlina, Fitri Karlina, Della Puspita dan Lia sendiri) ini baru-baru ini telah merampungkan serangkaian tour shownya di Jerman, Australia, Suriname, Belanda dan terakhir di Korea untuk launching lagu terbarunya yang berjudul "Ingin Lagi". Menurutnya menjadi artis Dangdut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri dan membawa musik khas bangsa Indonesia ke luar negeri lebih membanggakan lagi dan menjadi prestasi luar biasa bagi perempuan yang bertubuh seksi ini. Sebelum album "Ingin Lagi", ada beberapa lagu yang khusus diedarkan di luar negeri, terutama di Suriname adalah Album Cepetan Dong, Kopine Karie dan Syahara.

Di bulan ini (Mei), pedangdut ini juga akan melanjutkan kembali serangkaian tournya di Eropa. Salah satu di antaranya adalah Prancis, tepatnya di ibukota negara, Paris. Salah satu dari serangkaian tournya, Lia juga akan menghadiri sebuah acara Dangdut Festival. Namun belum diketahui di negara mana acara tersebut dilangsungkan yang jelas masih di Eropa.

Lia sendiri selain sebagai penyanyi Dangdut juga pernah menjadi bintang iklan Tje Fuk, Natur-E,  presenter di sebuah Televisi, CB channel untuk program "On Music". Sedangakan satu keinginan Lia yang belum tercapai saat ini adalah ingin main di film layar lebar.

Secara umum, hal tersebut merupakan berita positif bagi Dangdut yang semakin sukses Go International, di mana sebelumnya juga telah dilakukan oleh artis-artis Dangdut senior seperti Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Camelia Malik, Yus Yunus, Rita Sugiarto, Ayu Ting Ting, Inul Daratista, Ikke Nurjanah dan sebagainya.



Sumber Berita:
http://www.poskotanews.com/2013/05/07/lia-emilia-go-internationalkan-lagu-dangdut/