Koleksi Dangdut Achmad Albar (Download 1x Klik)

Dangdut-Lawas Download Original Add Comment
Selain Zakia dan Laguku yang cukup populer bagi para Dangdutmania, ternyata ada beberapa koleksi lagu Dangdut Achmad Albar lainnya. Dan tentunya bisa sobat download langsung di blog ini.

Menurut wikipedia, peluncuran Album Dangdut oleh penyanyi yang bernama asli Ahmad Syech Albar ini mendapat reaksi kekecewaan dari penggemar God Bless. Maklum, di era 70an dan 80an, Dangdut masih dianggap 'menjijikkan' bagi penggemar Rock pada umumnya, dan fans God Bless pada khususnya. Dangdut juga dianggap sebagai musuh nyata dan dicerca habis-habisan oleh seniman Rock lain, seperti Benny Subarja (Giant Step band Tasikmalaya) yang paling vokal mengharamkan jenis musik ini, meskipun pada akhirnya ia menyadari kecongkakan dan arogansinya itu dengan berduet dengan biduanita Dangdut yang bernama Lies Saodah. Ia pun kemudian membuat solo album bernuansa Dangdut yang didukung oleh Lizzard Band.

Meskipun mengecewakan penggemar God Bless khususnya, Ahmad Albar atas permintaan wartawan majalah musik Junior, Masheri Mansyur, tetap meluncurkan album Dangdut yang berjudul Zakia tersebut. Ada 9 lagu yang terdapat dalam album tersebut, selain lagu Zakia itu sendiri. 6 lagu merupakan karya Albar (Zakia, Karena Harta, Mawar Merah, Raja Kumbang, Tuhan Ada dan Beku) sementara tiga lagu lain merupakan karya M. Harris (Pernyataan), Titik Puspa (Obral), Ian Antono (Raja Sehari). Tak disangka, kalau lagu Zakia yang bernuansa arabian (padang pasir) berkat sentuhan manis Ian Antono, sukses di pasaran. Dan hingga hari ini pun, lagu ini masih sering kita dengarkan ketika dipentaskan oleh artis lain di layar kaca Indonesia.
Koleksi Dangdut lengkap Ahmad Albar

Selain meluncurkan album Dangdut, Ahmad Albar juga jadi aktor di film "Irama Cinta" bersama Elvy Sukaesih. Tentunya hal ini semakin membuat kecewa para fansnya, karena jelas Elvy Sukaesih termasuk simbol Dangdut. Di film tersebut, ada setidaknya 5 lagu Dangdut yang beliau nyanyikan feat Elvy Sukaesih, yaitu Aku Bahagia, Rasa Berdebar, Seharusnya Kau Tahu, Engkau Jauh dan Lintah Darat.

Karena fenomena kontradiktif itulah, saya menjadikannya sebagai salah satu bahan pertanyaan di Kuis Dangdut berhadiah pulsa beberapa waktu lalu. Bagi sobat yang ingin berpartisipasi, silakan untuk menjawab 10 pertanyaan. Yang beruntung, akan mendapat bonus pulsa menarik.

Sudah tidak sabar bagaimana dan seperti apa vokal Achmad Albar menyanyikan lagu Dangdut?, silakan download di bawah ini :
  1. Bunga Idaman
  2. Gadis Melayu
  3. Mawar Merah
  4. Laguku
  5. Raja Kumbang
  6. Zakia
  7. Karena Harta
  8. Mengapa Harus Terjadi 
  9. Tuhan Ada
Bonus :
  1. Seharusnya Kau Tahu - Feat Elvy S
  2. Rasa Berdebar - Feat Elvy S
  3. Engkau Jauh - Ft Elvy S
  4. Lintah Darat - Feat Elvy
  5. Aku Bahagia - Feat Elvy
  6. Rama dan Shinta - Feat Elvy S
Itulah posting yang bisa saya share hari ini. Semoga menghibur dan bermanfaat.

Download Dangdut Nuansa Etnik Daerah

Dangdut-Lawas Download Original 1 Comment
Hingga detik ini, jika kita cermati, ternyata lagu-lagu Dangdut banyak mengandung nuansa musik (genre) lain. Ada yang memiliki nuansa Etnik, Pop, Rock, Reggae, Keroncong, Disco, Chaca dan tentunya koplo. Nah untuk kali ini, saya akan sajikan daftar lagu Dangdut yang memiliki nuansa etnik musik daerah di Indonesia seperti Jawa Campursari, Sunda, Banyuwangi dan Bali.

Dangdut nuansa etnik yang dimaksud di sini adalah dalam hal aransemen atau tata musik (alunan nada/irama) yang tersemat dalam lagu-lagu tersebut memiliki sentuhan musik daerah yang ada di Indonesia begitu juga syair atau liriknya didominasi oleh bahasa Indonesia, meskipun terkadang judulnya ada yang menggunakan bahasa daerah. Oleh karenanya, lagu-lagu yang syairnya didominasi oleh bahasa lokal tidak saya kategorikan sebagai lagu Dangdut nuansa etnik meskipun irama musiknya (aransemen) sama seperti Dangdut asli atau cabangnya. Misalnya lagu-lagu popdut Sunda, Tembang Campursari Dangdut, Tarlingdut dan lain-lain. Itu berarti lagu seperi Aku Rapopo, Pokoke Joget, Oplosan dan sejenisnya tidak masuk dalam kategori ini. Begitu juga sebaliknya. Meskipun lagu tersebut tidak berirama Dangdut asli/klasik (misal discodut, house, koplo dll) tetapi aransemennya ada sentuhan musik daerahnya, termasuk dalam kategori ini.

Saya tertarik memposting ini karena saat ini kebanyakan aransemen yang terdapat dalam musik Dangdut tidak lagi memperhatikan unsur-unsur musik etnik yang ada di Indonesia. Sekalipun koplo, tetap saja aransemennya lebih didominasi oleh house atau remix atau disco dan bahasa syair yang digunakan juga bukan bahasa Indonesia. Padahal dulu, banyak aranger-aranger Dangdut yang menyelipkan nuansa etnik dalam aransemennya  untuk sebuah lagu yang akan diluncurkannya. Ada yang hanya 10 persen saja dan ada pula yang hampir 80 persen.

Sebenarnya aranger-aranger sekarang yang aransemen musiknya lebih mengandalkan house atau remix plus koplo tetap bisa membubuhi aransemennya dengan nuansa etnik, meskipun hanya sedikit saja. Jadi tidak full house/remix. Misalnya saja seperti Sakitnya Tuh Di Sini yang akan mempunyai nilai tambah jika aransemen musiknya dibubuhi nuansa etnik daerah, meskipun hanya sedikit sentuhan.

Download kumpulan lagu Dangdut Nuansa Etnik daerah di Indonesia

Berikut ini contoh daftar lagu-lagu Dangdut yang memiliki nuansa Etnik yang bisa sobat download yang patut kita acungi jempol:
  1. Bali Tersenyum - Bariah Hamied (Cipt. Denny Albar). Lagu ini pernah mendapat penghargaan sebagai lagu terbaik dalam Lomba Cipta tahun 1991 karena alunan musik dan aransemennya mengangkat musik etnik Bali. Selain itu, tembang ini juga mendapatkan penghargaan internasional.
  2. 14 Malam - Anies Fitria (Cipt. Endang Kurnia). Lagu ini diaransemen oleh Alik Ababil dalam nuansa etnik sunda yang ditandai oleh permainan gendang Sunda asli dan seruling bernada sunda. Syair dan liriknya pun tetap menggunakan bahasa Indonesia
  3. Goyang Karawang - Lilis Karlina (Cipt. Sittara & Muchtar B) - Bernuansa Sunda
  4. Sinden Jaipong - Lilis Karlina - Intro musik diawali oleh solo gendang jaipong
  5. Gelang Alit - Ikke Nurjanah. Lagu ini diaransemen dalam nuansa etnik Banyuwangi sekitar 80%
  6. Pantai Kuta - Ayu Soraya (mengandung nuansa etnik Bali)
  7. Gembala - Rhoma Irama. (Sunda - 90%)
  8. Duh Engkang - Itje Trisnawati (bernuansa Sunda)
  9. Reog Ponorogo - Itje Trisnawati (bernuansa jawa)
  10. Sun Sing Suwe - Ikke Nurjanah (Jawa)
  11. Nelongso - Evie Tamala (Intronya bernuansa Bali)
  12. Cinta Ketok Magic - Nita Thalia (Intro bernuansa Jawa)
  13. Cinta Sabun Mandi - Jaja Miharja (Bernuansa etnik jawa)
  14. Cinta Parabola - Evie Tamala (Nuansa Sunda)
  15. Nomor Satu - Ikke Nurjanah (Jawa)
  16. Pemuda Idaman - - Herlina Effendi (Cirebon/Tarling)
  17. Ojo Suwe-suwe - Ikke Nurjanah (bernuansa Etnik jawa)
  18. Bintang Pentas - Dewi Persik ( Bernuansa Sunda di bait akhir)
  19. Cinta Terisolasi - Lilis Karlina - (Nuansa Banyuwangian)
  20. Mbah Dukun - Alam (bernuansa Sunda)
Dari ke-20 daftar tersebut diatas para aranger lagu-lagu tersebut memberikan sentuhan aransemen etnik daerah meskipun ruang waktu dan penempatannya bermacam-macam. Ada yang hanya diberikan ruang waktu sedikit, dan juga ada yang hampir menyentuh 80%. Ada yang penempatannya  di intro, interlude dan ada pula di bagian coda (akhir lagu dan penutup termasuk fade out). Selain itu syair atau liriknya juga didominasi oleh bahasa Indonesia, sehingga bisa dicerna dan dipahami oleh saudara-saudara kita di penjuru nusanatara, meskipun judulnya menggunakan bahasa daerah seperti Nelongo, Nalangsa, Sun Sing Suwe atau Ojo Suwe-suwe.

Dari 20 lagu di atas, lagu Dangdut etnik yang paling saya suka adalah 14 Malam koleksi Anis Fitria. Salah satu alasannya adalah bahwa 'irama lagu' ini tidak merubah nuansa Dangdut aslinya ketika dinyanyikan, meskipun ada sentuhan Sunda pada bagian intro, interlude dan coda. Diawali dengan permainan biola beraroma sunda, alunan merdu mendayu suara seruling bernada sunda di bagian interlude dan ditutup dengan permainan piano bernada kecapi sunda. Oleh karenanya saya memasukkan lagu ini sebagai salah satu lagu Dangdut dengan permainan solo seruling 'maut' karena begitu indahnya.

Jadi, saya pribadi berharap agar lagu Dangdut saat ini ada (sedikit) sentuhan (lagi) etnik daerah di bagian aransemen musiknya, entah ditempatkan di interlude, intro atau coda, sekalipun irama musik dasarnya adalah Disco, House, Tekno, Remix dan Koplo. Hal ini bertujuan ketika tembang-tembang tersebut mampu merambah ke wilayah Malaysia, Singapura, Brunei, Jepang atau Korea, musik etnik daerah yang ada di Indonesia ikut terangkat. Hal ini sebagai tujuan untuk tetap melestarikan khasanah budaya (musik) nusantara yang semakin lama semakin tenggelam dan kalah bersaing dengan genre musik saat ini, termasuk Discodut, Housedut, Reggaedut, Remixdut dan irama sejenisnya.

Oiya, jika sobat ada usulan tembang-tembang lain yang juga bernuansa etnik lain misalnya Padang, Aceh, Sumatera, Betawi, Dayak (atau kalimantanan), Papua, Sulawesi (Makassar), NTB dan lain-lain, silakan tuliskan di kolom komentar, yang terpenting sesuai dengan kriteria seperti yang sudah saya jelaskan dan saya contohkan di atas. Karena sebagai manusia tentu punya banyak keterbatasan dan kekurangan (termasuk juga lupa) dan juga butuh bantuan orang lain. Sekian posting saya hari ini, semoga bermanfaat !.

35 Lagu Dangdut Dengan Alunan Solo Seruling 'Maut' !!!

Dangdut-Lawas Download Original Add Comment

Sebenarnya banyak lagu Dangdut di mana dalam aransemen musiknya terdapat alunan 'permainan solo' seruling maut yang begitu merdu mendayu dan panjang sehingga bisa menyentuh perasaan para pendengarnya terutama untuk para pemain seruling. Jadi pada koleksi lagu Dangdut populer di bawah ini, ruang waktu yang diberikan untuk permainan seruling lebih panjang dari pada kebanyakan tembang lainnya.

Pada dasarnya alunan solo seruling maut pada sebuah lagu ada tiga penempatan. Pertama, di intro (awal lagu), kedua ditempatkan di interlude (biasanya sebelum reff) dan di coda (akhir dan penutup lagu). Contoh pada intro lagu misalnya ada pada koleksi lagu Dangdut bernada mayor, misal: Termiskin Di Dunia (Hamdan ATT), Seruling Asmara (Intan Ali), Sakit Gigi (Meggy Z) dan sebagainya, contoh yang ditempatkan pada interlude seperti pada lagu-lagu Dangdut bernada minor, contoh: Gula-gula (Elvy S), Jatuh Bangun (Kristina), Takut Sengsara (Meggy Z), Bisik-Bisik Tetangga (Elvy S) dan sebagainya, dan contoh pada coda seperti Seruling Asmara (Intan Ali), Duh Engkang (Itje Trisnawati), Bagai Disambar Petir (Ikke Nurjanah) dan lainnya.

Dalam hal ini saya hanya persembahkan 35 lagu Dangdut yang mengandung alunan permainan solo seruling maut dan merdu mendayu (karena masih banyak yang lainnya namun kurang begitu populer dan familiar), yang mungkin berguna bagi anda pemain seruling pemula atau tahap menengah sebagai bahan mengasah skill dan tehnik.

35 lagu Dangdut dengan alunan solo seruling yang "maut"
Dari ke 35 lagu di bawah ini, saya hanya membaginya menjadi dua saja yaitu untuk alunan seruling di bagian intro lagu Dangdut, dan interlude saja. Untuk bagian coda, bisa disambung di posting selanjutnya, InsyaAllah.

A. Di Bagian Intro:
  1. Rindu Berat - Itje Trisnawati
  2. Berdarah Lagi - Minawati Dewi
  3. Cambuk Derita - versi Ikke Nurjanah
  4. Terhina - versi Ikke Nurjanah
  5. Sakit Gigi - Meggy Z
  6. Seruling Asmara - Intan Ali
  7. Suling Bambu - Herlina Effendi
  8. Karena Pengalaman - Elvy Sukaesih
  9. Termiskin Di Dunia - Hamdan ATT
  10. Penantian - Mansyur S
  11. Sepiring Berdua - Ida Laila
  12. Penyesalan - Titik Nur
  13. Bulan Di Ranting Cemara - Elvy Sukaesih
  14. Sharmila - Ashraf
  15. Dua-dua - Mansyur S
  16. Pesta Panen - Elvy Sukaesih
  17. Izinkanlah - Elvy Sukaesih 
  18. Beban Asmara - Iis Dahlia
  19. Tersisih - Rita Sugiarto
  20. Pandangan Pertama 2 - A.Rafiq ft Ida Laila
B. Di bagian Interlude :
  1. Cinta Kasihku - Rika Malia
  2. 14 Malam - Anies Fitria
  3. Takut Sengsara - Meggy Z
  4. La Ilaa Haillallah - Rhoma Irama
  5. Sahabat - Rhoma Irama
  6. Jatuh Bangun - Kristina
  7. Setangkai Bunga Padi - Santa Hoky
  8. Kiss - Lilis Karlina
  9. Gula-Gula - Elvy S
  10. Bisik-Bisik Tetangga - Elvy S
  11. Tujuh Sumur - Elvy Sukaesih
  12. Rumput Tetangga - Noer Halimah
  13. Janur Kuning - Noer Halimah
  14. Benang Biru - Meggy Z
  15. Mata Hatiku - Iis Dahlia
Itulah daftar lagu Dangdut dimana ada alunan solo seruling maut yang bisa sobat buktikan sendiri dengan cara download.

Saya tertarik memposting ini, karena seperti kita ketahui, bahwa seruling (kalau dalam bahasa India lebih populer dengan nama Bansuri) merupakan salah satu ciri khas dari musik Dangdut (pure, asli dan original), meskipun tidak bisa dikatakan 100%, karena bukan sebagai alat musik wajib/pokok (ibaratnya, tanpa alat musik inipun, tetap jalan). Akan tetapi sekalipun hanya sebagai 'penyedap rasa', kurang lengkap rasanya jika ada sebuah lagu tanpa terdengar suara seruling walau hanya sedikit.

Jadi, ada cukup banyak lagu Dangdut pure, lawas original yang tidak ada ruang waktu untuk alunan suara seruling, meskipun sedikit. Misalnya saja lagu Mengapa koleksi Koes Plus Spesial Dangdut, atau juga Terguncang koleksi Yunita Ababil, Biarlah Merana koleksi Rita S, dan lainnya. Kalau untuk saat ini, ya seperti Sakitnya Tuh Di Sini - Cita Citata, Bara Bere Siti Badriah, 1000 Alasan Zaskia Gotik, dll.

Sekian dulu posting hari ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Terimakasih kunjungannya...

Koes Plus Spesial Lagu-lagu Dangdut

Download Original Add Comment
Tentu generasi 60-90an atau bahkan saat ini banyak yang tahu siapa Koes Plus ini. Ya, kelompok musik (grup band) luar biasa, paling legendaris Indonesia yang bergenre multi dan juga paling banyak punya koleksi album dan lagu, salah satunya adalah album Dangdut.

Koes plus memang satu-satunya grup band di Indonesia yang memiliki begitu banyak aliran alias tidak terpaku pada satu genre musik saja misalnya pop, alternative, rock, seperti kebanyakan grup musik di Indonesia waktu itu dan saat ini. Meskipun mayoritas album yang digarap Koes Plus beraliran pop klasik, namun mereka juga menggarap album bergenre Rock n Roll, Keroncong, Bossas, Pop Batak, Jawa, Kasidah dan bahkan album Dangdut. Mungkin, jika grup ini masih 'semuda' dulu, bukan tak mungkin untuk menggarap lagu-lagu bergenre koplo seperti koleksi lagu yang dipentaskan Wiwik Sagita, Via Vallen, Lilin Herlina bersama grup koplo kondang seperti New Pallapa, Sera, Monata, RGS dll...iya gak brow?

Selain unik dalam hal genre, Koes Plus juga unik dalam sisi aransemen musik yang sangat sederhana namun tetap enak untuk didengarkan. Begitu juga dengan karakter vokalnya yang khas. Saat menggarap album Dangdut, grup ini sama sekali tak menghilangkan ciri khas dari sisi aransemen musik dan juga vokal. Padahal, Dangdut itu identik dengan ciri khas vokal dan irama lagu yang memiliki cengkok dan vibrasi. Namun, Koes Plus tidak lantas mengikuti 'identitas' yang melekat pada Dangdut. Mereka membuat album Dangdut dengan gaya dan ciri khas mereka sendiri, sehingga begitu mudah ditebak ketika orang mendengarkannya. Karakter vokalnya pun begitu khas dan berbeda dari kebanyakan penyanyi Dangdut saat itu.

Jadi, bagi sobat yang tidak suka dengan Koes plus silakan saja, namun saya menyarankan untuk tidak membenci atau bahkan menghinanya. Mereka, kalau boleh saya katakan, termasuk sebagai 'pahlawan' musik Indonesia yang begitu banyak menelan pahit getirnya kehidupan dan juga karena grup ini menghormati aliran musik lain. Tak pernah membeda-bedakan atau meng'anaktirikan' aliran musik yang ada di Indonesia. Mereka pula satu-satunya grup band yang menjadi pahlwan ketika Dangdut dicerca oleh pihak-pihak yang antipati dengan musik ini saat itu. Mereka menjawabnya dengan meluncurkan secara spesial album Dangdut. Wauw luar biasa !. Meskipun dari 953 lagu yang diciptakan oleh mereka, lagu berirama Dangdut hanya kebagian sekian persen saja, tapi hal itu tidak masalah. Bagi saya pribadi, hal itu sangat berarti (waktu itu) karena mungkin karya di album itu bisa menjadi jawaban bagi mereka yang benci atau anti pati terhadap Dangdut saat itu (mungkin termasuk penggemarnya).

Itulah review original pribadi saya, jika sobat ingin tahu lebih lengkap tentang grup band luar biasa ini (sejarah, prestasi, jumlah album atau lagu), silakan kunjungi Wikipedia, di link paling atas, pokoknya asyik banget. Nah berikut ini adalah lagu-lagu Dangdut hits yang pernah diluncurkan oleh Koes Plus.

koleksi Koes Plus Khusus Lagu Dangdut

  1. Digoyang-goyang
  2. Jangan Bimbang dan Ragu
  3. Hidup Di (Dalam) Bui
  4. Bila Kupandang
  5. Mengapa
  6. Kedip-kedipan
  7. Nasib
  8. Jakarta Susah Kerjaan
  9. Mbak Ayu
  10. Cubit-cubitan
Untuk link download silakan klik di sini

Itulah posting hari ini tentang Koes Plus spesial lagu Dangdut yang disertai review original pribadi dan link download mp3. Semoga bisa memberikan wawasan baru untuk pecinta Dangdut pendatang baru dan bermanfaat bagi semua pengunjung. Terimakasih...

Kumpulan Lagu Wiwik Sagita Best Rita Sugiarto

Download Koplo Monata New.Pallapa SERA Add Comment
Lagu Dangdut Koplo yang ingin saya share kali ini adalah koleksi Rita Sugiarto yang pernah dinyanyikan atau dipentaskan oleh salah satu penyanyi Dangdut ternama Jawa Timur, Wiwik Sagita bersama grup-grup koplo terkenal seperti New Pallapa, Sera, Monata dan lainnya.

Pada dasarnya, semua koleski Rita Sugiarto berhaluan Dangdut original/klasik non koplo baik untuk tembang atau album yang diluncurkan sebelum atau sesudah lahirnya genre koplo ini. Sebagai contoh adalah album Dua Kursi/Sesal, Kuingin, yang diluncurkan pasca lahirnya genre koplo, sementara untuk tembang atau lagu yang diluncurkan sebelum lahirnya koplo misalnya seperti Jacky, Pacar Dunia Akhirat, Air Bunga, Zaenal, Hallo Dangdut dan sebagainya. Nah tembang atau album yang pernah dipopulerkan oleh mantan isteri Jacky Zimah baik sebelum atau sesudah lahirnya koplo ini banyak yang dinyanyikan oleh Wiwik Sagita bersama grup-grup terkenal seperti tersebut di atas dalam garapan irama koplo.

Koleksi Koplo Wiwik Sagita Spesial Lagu Rita Sugiarto

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah lagu koleksi Rita Sugiarto yang pernah dibawakan oleh Wiwik Sagita :
  1. Pria Idaman. Lagu ini adalah koleksi Rita yang diciptakan oleh Rhoma Irama di era 70an, dan pernah dipentaskan oleh Wiwik Sagita bersama OM. Macan di JTV pertengahan juli 2014.
  2. Sejuta Luka. Diluncurkan di era 80an bersama OM. Jackta pim. Jacky Zimah, dan dipentaskan oleh Wiwik bersama OM. Monata pada 2009 silam.
  3. Menunggu. Sebuah lagu karya cipta Rhoma Irama yang dipopulerkan oleh beliau sendiri feat Rita S, dipentaskan oleh Wiwi Sagita bersama OM. Sera
  4. Kerinduan - OM. Putra Buana
  5. Srigala Berbulu Domba - OM. Sera Live Kediri
  6. Biduan - Live JTV (video)
  7. Bukan Yang Ku Pinta - OM. Sera live Wonderia
  8. Bunga Pengantin - New Prima live
  9. Bunga Surga - New Amaelia (video)
  10. Curang - OM. Sera
  11. Kasih Sayang - feat Sodiq - OM. Monata
  12. Makan Hati - OM. Macan live JTV
  13. Semakin Sayang Semakin Kejam - OM. Pesona live Dolopo - Madiun
  14. Si Kecil OM. Barata
  15. Terima Kalah New Pallapa live Tanjung Sari
  16. Tersisih
  17. Dua Kursi
Itulah beberapa lagu koleksi Rita yang mayoritas berhaluan Dangdut original klasik baik sebelum atau sesudah munculnya koplo yang dinyanyikan oleh Wiwik Sagita, sekalipun pedangdut asli Jawa Timur ini mulai populer setelah munculnya Koplo. Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh Via Vallen. Meskipun penyanyi yang memiliki penggemar dengan sebutan Vyanisti ini mengawali karirnya sebagai penyanyi pop dan namanya mulai terkenal setelah bergabung dengan OM. Sera dengan lagu-lagu berhaluan pop, slow rock, reggae dan dari  grup band, lantaran karakter vokalnya memang cocok dengan lagu-lagu bergenre seperti itu, namun banyak juga koleksi lagu Dangdut original yang pernah dinyanyikan Via Vallen, Lilin Herlina, Ina Samantha, Mella Barbi, Lina Geboy, Eni Sagita, Brodin, Sodik, dan lain-lain.

Jadi, sekalipun saat ini Dangdut original sedang lesu produktivitasnya, dan didominasi oleh dangdutplo remix, houseplo dan discoplo, ternyata masih banyak pedangdut yang ingin tetap melestarikan dan mempopulerkan ulang sekalipun dalam garapan koplo. Itulah posting yang bisa saya suguhkan kepada sobat hari ini, semoga bermanfaat

Via Vallen The Best Dangdut Original

Download Koplo SERA Via.Vallen 2 Comments
Posting yang saya sajikan kali ini adalah lagu-lagu yang pernah dinyanyikan Via Vallen untuk versi Dangdut Original klasik dalam hentakan irama koplo bersama grup-grup kondang Jawa Timur. Jadi, hanya koleksi
yang berasal dari tembang Dangdut klasik dan pernah dinyanyikan olehnya. Misalnya koleksi Rita Sugiarto, Elvy Sukaesih, Evie Tamala, Ikke Nurjanah, Iis Dahlia dan sebagainya. Pokoknya bukan tembang-tembang pop, reggae, slowrock atau berasal dari grup band yang mayoritas dinyanyikan oleh Via Vallen.

Saya tertarik menyajikan posting ini lantaran Via memang lebih lekat dan juga lebih sering menyanyikan tembang-tembang pop, reggae, slow rock atau berasal dari grup band yang memang sesuai dengan karakter vokalnya. Tak heran jika ia lebih sering menampilkan lagu-lagu dengan genre seperti itu dibandingkan dengan tembang-tembang Dangdut original. Tapi wajar sebenarnya jika ia lebih sering menampilkan lagu bergenre seperti itu yang kemudian ditambah dengan sentuhan koplo. Dari 200an lagu koplo Via Vallen, mungkin hanya 20an tembang saja yang berasal dari lagu-lagu Dangdut klasik. Tapi mungkin itu sebatas yang saya ketahui dari link yang tersebar di internet, baik melalui youtube atau blog dan website.

Tentu saja jumlah lagu Dangdut original yang pernah dinyanyikan Via Vallen tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan penyanyi lain yang memiliki karakter vokal lebih 'ndangdut' seperti Lilin Herlina, Wiwik Sagita, Ina Samantha, Eni Sagita dan penyanyi lainnya. Begitu juga sebaliknya,  jumlah lagu yang dinyanyikan Lilin, Wiwik, Ina, Eni dll dengan genre pop, slowrock, reggae atau berasal dari grup band lebih sedikit dibandingkan dengan Via Valen. Nah bagaimanakah kualitas vokal Via dalam menyanyikan tembang-tembang bernuansa Dangdut asli, silakan download di bawah.

Koleksi Lagu Via Vallen untuk Dangdut Original live Sera, Monata, New Pallapa, dll


Berikut ini adalah daftar lagu koleksi Via Vallen yang berasal dari Dangdut original dalam irama koplo.
  1. Cambuk Derita - OM. Sera. Lagu ini pertama kali dipopulerkan oleh Ida Laila pada era 70an dan direpack (produksi ulang dengan aransemen baru) oleh Ikke Nurjanah di era 90an.
  2. Cincin Kawin - OM. Monata Live Jembrung Gempol. Lagu ini adalah koleksi duet Rhoma Irama Elvy Sukaesih yang diluncurkan di era 60an akhir atau 70an awal.
  3. Cinta dan Dilema - New Pallapa Live Kedungdung, Sampang, Madura Jawa Timur. Lagu ini dipopulerkan oleh Ikke Nurjanah di era 90an.
  4. Dosa dan Siksa - OM. Sera Live Gresik Jawa Timur. Lagu ini juga koleksi Dangdut jadul era 60an dan dirilis ulang oleh Iis Dahlia tahun 1997
  5. Gedung Tua - OM. Sera Live Madura. Lagu ini koleksi lawas Elvy Sukaesih yang diluncurkan sekitar era 80an.
  6. Haruskah Berakhir - OM. Monata Live Kudus. Lagu ini karya cipta Rhoma Irama
  7. Hujan - OM. Sera - Lagu ini koleksi Erie Susan
  8. Ikhlas - OM. Sera live Jaken. Koleksi Rita Sugiarto
  9. Iming-iming - Koleksi Rita S - AJT
  10. Janji - OM. Sera The Best Arafiq
  11. Kandas - OM. New Pallapa live Unesa, Koleksi Evie Tamala feat Imron Sadewo dalam Album Tumbal Moneta Grup 1998
  12. Kecewa - OM. New Pallapa Album Seroja. Koleksi repack Iis Dahlia 1997
  13. Keramat - OM. Monata live Candisari Purwodadi - Koleksi dan Ciptaan Rhoma Irama
  14. Ku Nanti di Pintu Surga - OM. Sera. Lagu ini koleksi Intan Ali (era 80an)
  15. Milikku - OM. Sera/Sandi Record the best Arafiq. Koleksi A. Rafiq yang diluncurkan era 70/80an
  16. Muara Kasih Bunda - OM. New Pallapa - Koleksi Erie Susan 2013
  17. Pacar Dunia Akhirat - OM. Sera - Koleksi Rita Sugiarto
  18. Pandangan Pertama - OM. Sera/Sandi Record - Koleksi A. Arafiq
  19. Pengalaman Pertama - OM. Sera/Sandi Record - Koleksi Elvy Sukaesih - Arafiq
  20. Perasaan Wanita - OM. Sera live Bangkalan 2014 - Koleksi Yunita Ababil
  21. Perpisahan - OM. Sera live Gresik
  22. Pertemuan  -  feat Brodin - OM. Sera. Koleksi Rhoma Irama feat Noer Halimah
  23. Sebotol Minuman - OM. Sera - Koleksi Titik Nur era 80an
  24. Tanda Cinta - OM. Sera Live Wonogiri 2014 - Koleksi Meggy Z direpack oleh Noer Halimah
  25. Tersisih - OM. Sera - Koleksi Rita Sugiarto
Itulah beberapa koleksi Via Vallen yang berasal dari koleksi Dangdut original lawas klasik yang diambil dari koleksi Rita S, Elvy S, Evie Tamala, Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Noer Halimah dan lainnya. Dan diantara lagu-lagu tersebut (Pertemuan misalnya) juga merupakan bagian dari koleksi New Pallapa untuk lagu-lagu Noer Halimah. Jika ada link yang tidak bisa didownload, silakan komplain melalui komentar. Terimakasih dan semoga bermanfaat...

New Pallapa Spesial Koleksi Noer Halimah

Download Koplo New.Pallapa Noer Halimah 2 Comments
Banyak di antara lagu koleksi Noer Halimah yang didaur ulang dan dipentaskan di berbagai kota oleh New Pallapa (OM. Palapa) dalam balutan irama koplo dan dinyanyikan oleh penyanyi lokal ternama seperti Lilin Herlina, Dwi Ratna, Wiwik Sagita, Lusiana Safara, Brodin (duet) dan sebagainya.

Untuk Dangduter yang sudah tahu, mungkin di antara kalian ada yang bertanya, mengapa lagu Jera menjadi bagian dari lagu Noer Halimah?. Memang bukan beliau yang pertama kali mempopulerkan lagu yang merupakan buah cipta Rhoma Irama ini, tetapi Riza Umamilah yang kali pertama mempopulerkannya. Namun, entah apa tujuannya, lagu ini kembali diproduksi ulang oleh bang haji dengan penyanyi yang berbeda (Noerhalimah) meskipun syair dan aransemen sama. Tak heran jika Dangduter, terutama penyanyi atau juga musisi lebih familiar dengan Jera yang dinyanyikan Noer Halimah dibandingkan Jera yang dilantunkan oleh Riza Umami.

Produksi ulang atau repack memang sering dilakukan oleh Rhoma Irama, tidak hanya untuk lagu ini saja, masih banyak lagu-lagu karyanya yang diproduksi ulang oleh beliau sendiri, baik aransemennya, lirik dengan komposisi musik yang sama ataupun berbeda.

New Pallapa spesial lagu-lagu yang pernah dipopuleran Noer Halimah


Yang paling penting bahwa lagu Jera ini merupakan koleksi Riza Umami dan juga Noer Halimah hasil karya cipta Rhoma Irama, meskipun dalam hal ini Noer H bukan pempopuler pertama kali. Yah masih lebih bagus, daripada dianggap koleksi Camelia Malik he..he...itu kan super lucu...jadi jangan sampai ada salah anggapan lagi yah.. karena lagu Jera ini juga terdapat dalam soundtrack film Nada-nada Rindu, dimana pemeran utamanya adalah Rhoma Irama sendiri dan Camelia Malik. Nah, kalau lagu seperti Goyang Senggol, Wakuncar, Taktik, Gelisah, Aduhai, Jelita itu baru benar-benar koleksi Camelia Malik dalam the best of Tarantulla.

Berikut ini beberapa di antara koleksi Noer Halimah yang pernah dipentaskan oleh artis-artis New Pallapa :
  1. Puing-puing - Tya Agustin feat Brodin
  2. Keranda Cinta - Lilin Herlina
  3. Jera - Lilin Herlina
  4. Janur Kuning - Elsa Safira
  5. Tergila -gila - Reza Sugiarto
  6. Surat Merah - Neo Sari
  7. Surat Terakhir - Lilin Herlina
  8. Terali Besi - Lusiana Safara
  9. Bahtera Cinta - Wiwik Sagita ft Agung Juanda
  10. Dawai Asmara - Lilin Herlina ft Agung Juanda
  11. Bayang Bayang - Anjar Agustin
  12. Cemara Biru - Ayu Arsita
  13. Dag Dig Dug (Senandung Rindu) - Evie Tamala feat Brodin
  14. Derita Di Atas Derita - Dwi Ratna - New Pallapa Live Tasik Agung Rembang Agustus 2014
  15. Peramal Tua - Lilin Herlina
  16. Pertemuan - Brodin ft Lusiana Safara
  17. Selimut Hitam - Lilin Herlina
  18. Sorang Sedikit - Dwi Ratna
  19. Terpesona - Ani Arlitha
  20. Tujuh Purnama - Lilin Herlina
  21. Nasib Bunga - Lilin Herlina
  22. Matahariku - Putri Rahayu - New Pallapa Live in Petraka
  23. Kepastian - Lilin Herlina - New Pallapa live Blandok Indah 2014
  24. Piano - Vivi Rosalita feat Agung Juanda
  25. Andai - Novi Andarista
  26. Cinta Suci - Lilin Herlina
  27. Garis Merah - Tasya Rosmala
  28. Warna Merah - Lilin Herlina - New Pallapa Live Tambak Rejo

Contoh repack lagu lainnya :
  1. Cinta Suci : Riza Umami - Nurhalimah
  2. Surat Terakhir : Rhoma Irama - Rita Sugiarto - Nurhalimah
  3. Jera : Riza Umami - Nurhalimah
  4. Piano : Rhoma Feat Rita S - Rhoma ft Nurhalimah
  5. Haram : Rhoma feat Rita S - Rhoma Feat Nurhalimah

Camelia Malik - OM. Tarantulla (Review dan Download)

Dangdut-Lawas Download Original Add Comment
Setelah 2 berita artis terjaji di blog ini, kali ini saya kembali ke jalur download mp3. Dan Mp3 yang akan saya share kepada sobat adalah koleksi Camelia Malik di album the best of OM. Tarantulla feat Reynold Panggabean yang totalnya terdiri dari 14 buah judul lagu, yang menurut sumber diluncurkan pada 1993 (tapi saya baru memilikinya tahun 1998), benarkah album ini diluncurkan tahun 1993?. Jika ada di antara sobat yang paham betul seluk beluk album ini, mohon beri pencerahannya.

Album Camelia Malik dan Reynold Panggabean yang berjudul the best of Tarantulla merupakan kompilasi atau  potongan terbaik atau jika tersebut dalam sampul kasetnya dituliskan dalam bahasa Inggris 'best cut' yang diambil dari beberapa album sebelumnya, di antaranya album Colak Colek (1979), Raba-raba (1980) Gengsi Dong (1981), Ceplas Ceplos (1981), Murah Meriah (1986) dan Wakuncar (1989). Yang jelas album tersebut berisi lagu-lagu top yang pernah sukses hits di era 70-80an dengan banyak perubahan dari sisi aransemen musik yang jauh lebih 'ganas' dari sebelumnya. Namun, sebelum sobat download lagunya, alangkah baiknya luangkan waktu sejenak untuk membaca review atau penilaian pribadi saya terhadap isi lagu-lagu di album ini.

A. Review (Penilaian dan Opini Pribadi)

Arransemen Baru

Permainan skill individu para pemain begitu ditonjolkan dalam aransemen lagu di album the best of OM. Tarantula ini. Misalnya saja, lagu yang berjudul Aduhai dan Aduhai yang digarap dengan nuansa Rock, Blues, Jazz, nuansa etnik dipadu dengan Dangdut. Warna aransemen yang baru ini jelas sangat berbeda dengan versi sebelumnya, dan tentunya lebih 'ganas dan garang'. Tak heran jika Reynold sebagai penata musik mengundang musisi Rock ternama Indonesia (dulu masih tergabung dalam Gong 2000) untuk mengambil peran sebagai pemain keyboard, yakni Harry Anggoman. Selain lagu Aduhai, banyak juga tembang lain yang dirubah aransemennya, seperti Colak Colek, Gengsi Dong, dan lainnya.

Tingkat aransemen musik yang sangat ganas ini juga dibarengi dengan durasi waktu yang lama. Ada sekitar 4 lagu yang memiliki durasi waktu di atas 5 menit, di mana hanya menampilkan sedikit lirik saja, sementara sisanya didominasi oleh permainan musik individual pemain yang rata-rata diperankan oleh musisi Dangdut ternama, tentunya selain Harry Anggoman. Ada Husein yang berperan sebagai penabuh Gendang (Master Gendang Dangdut Indonesia), Syamsuri di seruling, dan Melody Guitar oleh Fadil Usman dan musisi lainnya. Dan untuk lagu terpanjang di album ini adalah ADUHAI. Jika dalam versi utuhnya tanpa diedit oleh uploader (tidak seperti yang ada di link download di bawah ini yang hanya 7 menitan saja), total durasinya mencapai 15 menitan !, dan itupun hanya satu reff saja. 

Benarkah aransemennya terbilang sulit di album ini?. Ya, bagi saya dan kebanyakan teman saya yang pernah menjadi 'pengamen ajaran', menganggap bawah aransemen baru yang terdapat dalam album itu tergolong sulit jika dibandingkan dengan lagu Dangdut yang biasa dipentaskan waktu itu. Jadi untuk menggarap lagu yang berjudul Aduhai dan Jelita ini tidak cukup untuk satu kali dua kali saja dalam hal haromonisasi dan kekompakan dengan teman musisi lain dalam batas waktu normal. Harus diulang dan diulang. Layak saja jika lagu-lagu di album ini pernah saya kategorikan sebagai salah satu lagu Dangdut tersulit untuk digarap musisi atau grup Dangdut.

Produsen/Hak Cipta/Distributor Resmi

Dengan wujud aransemen baru yang lebih ganas dan juga ekslusive ini, PT. Aquarius pun tak sungkan-sungkan untuk memproduksi dan menjadi distributor utama dan sekaligus menjadi pemegang hak cipta resmi album tersebut. Sebuah hal tidak biasa tentunya untuk produksi album Dangdut dipegang oleh PT. Aquarius waktu itu. Sehingga kita sangat sulit menemukan album Dangdut dalam sebuah kaset hasil produksi PT tersebut, karena mayoritas hak cipta dipegang oleh Blackboard, Akurama, Gajah Mada, MSC, dan lainnya yang lebih identik dengan Dangdut.

Komposer/Penata Musik/Pencipta Lagu

Komposer atau penata musik ulang lagu dan sekaligus sebagai pencipta dan penyanyi dalam album tersebut adalah sang pimp. grup, yaitu Reynold Panggabean sendiri.

Musisi atau Pengisi Musik

Lead guitar : Fadil Usman
Gendang : Husein
Seruling : Syamsuri
Lead Keybord : Harry Anggoman
Mandolin/Sitar : Hanif Radin
Bass : Poyo
Tamborin : Dayat
Drum : Sudi
Piano : Tommy

Penyanyi/Pengisi Vokal

Selain diisi vokal oleh artis Dangdut yang terlibat kasus perceraian dua kali yaitu dengan Reynold Panggabean dan Harry Capri, juga diisi oleh komposernya yaitu Reynold sendiri, baik untuk lagu duet seperti Goyang Senggol, Aduhai, Namamu, Sayangku dan lainnya ataupun solo seperti Repelita, Pengemis Cinta, Colak Colek, Wakuncar dll.. Jadi Reynold memegang banyak peranan dalam penggarapan album ini, luar biasa !.

B. Download lagu Camelia Malik dalam Album The Best Of Tarantulla

Seperti yang saya katakan di atas bahwa salah satu lagu tersulit dalam album tersebut adalah Aduhai yang memiliki waktu begitu lama (sekitar 15 menitan) dalam versi utuh tanpa edit seperti ketika saya masih memiliki kaset tersebut (sayang semua hancur terkubur tanah saat gempa Jogja). Sehingga jika sobat nanti download dan mendengarkannya hanya 7 menit lebih, itu bukan seperti yang terdapat dalam album tersebut, tetapi sudah dipotong atau diedit oleh si uploader di internet (4shared). Mungkin si uploader menganggap tidak terlalu penting, sehingga musik coda (penutup) yang cukup panjang dan berisi permainan skill individu masing-masing musisi dipotong.
Camelia Malik dan Reynold Panggabean di Cover Album Tarantula


Berikut ini daftar download semua koleksi Camelia Malik yang terdapat dalam album The Best Of Tarantulla yang mayoritas audionya berkualitas top dan tentunya stereobass, hanya beberapa lagu saja yang audionya kurang bagus.

 Side A.
  1. Raba-raba medley Kecup Kecup
  2. Repelita
  3. Jelita medley Pengemis Cinta
  4. Aduhai
Itulah posting yang bisa saya sajikan hari ini. Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga terhibur dan bermanfaat. Oiya, di lain waktu saya akan posting lagu-lagu tersebut untuk versi pertama yang masih dalam aransemen asli.