Pentas Penyanyi Dangdut Digerayangi

Munculnya video pentas penyanyi Dangdut yang sedang digerayangi penonton ini tidak sengaja saya dapatkan di salah satu media streaming online youtube. Dalam video berdurasi 8 menitan ini, si biduan tanpa rasa malu apalagi takut ketika aurat vitalnya dipegang, diraba-raba dan digerayangi oleh tukang sawer.
Biduan Dangdut mempersilakan anunya diraba dan digerayangi


Dalam video yang diunggah (ulang) oleh seorang user bernama Junaedi di bawah ini, penyanyi Dangdut yang sama sekali tidak terkenal ini, membiarkan aurat kewanitaanya digerayangi oleh tukang sawer saat pentas. Lebih parahnya lagi, penyanyi ini juga melakukan aksi tak senonoh lainnya yang ditonton langsung oleh anak-anak kecil dan remaja.




Yang saya tak habis pikir adalah, bagaimana bisa masyarakat di wilayah tersebut seperti 'menghalalkan' dan memperbolehkan pentas penyanyi Dangdut dengan menyuguhkan aksi bejat yang sangat-sangat merusak akhlak dan moral dan melanggar tatanan norma masyarakat dan agama. Apakah hal tersebut memang sebuah kewajaran bagi warga di sekitar lokasi  kejadian tersebut?.

Sementara jika dilihat dari sudut pandang masyarakat budaya dan peradaban, munculnya video pentas penyanyi Dangdut digerayangi semacam ini bukanlah ciri khas bangsa Indonesia yang sangat menjunjung tinggi adat sopan santun. Selain anak-anak sebagai generasi penerus, kelakuan biduan seronok ini juga sangat nyata menciderai "Dangdut".

Saya pribadi berharap semoga kelakuan penyanyi Dangdut pada khususnya dan pelaku Dangdut pada umumnya (musisi, penonton dll) kembali kepada kaidah-kaidah seni yang menjunjung tinggi akhlak dan kesopanan. Amin..

Kategori :

Info

14 komentar

Saya tak menyangka jika Dangdut yang bagi mereka merupakan sumber penghasilan, dinodai oleh diri sendiri. Saya kira bukan salah pada dangdutnya tapi pada oknumnya...

Tapi mungkin lebih baik jika kita tidak pukul rata, bahwa karena ulah satu penyanyi Dangdut jadi tercemar..

wauwwwww..lihat yang tanpa video aja sudah malu sendiri sebagai seorang wanita.terlebih ini ada videonya...tolonglah hargai dangdut sebagai musik asli Indonesia. Jangan dilecehkan seperti itu. Meski gak semuanya, Dangdut dan dangdut koplo bisa jadi tambah miring penilaiannya. Kalo ingin buat video porno, gak usahlah sambil bernyanyi terutama lagu-lagu dangdut, bikin sendiri gitu. Sekarang kan Dangdut lagi berkuasa apa lagi Dangdut Koplo, jadi gak usah lah ada pentas dangdut porno seperti itu....kaburrrr

pertama kali saya kenal musik adalah dangdut.bertahun tahun saya dengar musik ya dangdut, maka secara alamiah otak bawah sadar saya merekam musik = dangdut, akan tetapi belakangan kecintaan saya akan musik dangdut makin surut. kenapa? sebagai pecinta dangdut saya sungguh kecewa dengan tingkah segelintir penyanyi dangdut amatiran yang nyanyinya saja "asbun" tapi lagaknya selangit. ditambah lagi garapan musik dangdut sekarang sangat tidak enak didengar atau kalau boleh saya bilang, telinga seni saya rusak kalau dengar aransement musik dangdut sekarang. sangat tidak harmonis, mbudegi kuping, mending dengar kaleng rombeng jatuh dari pesawat lah. mungkin lebih indah...

Salam kenal balik..Untuk mas Saudi.Saya setuju dengan pendapat mas Saudi, bahwa sebenarnya penyanyi Dangdut seronok, Biduan Dangdut telanjang di hadapan umum bukan lagi "bisa" membahayakan citra Dangdut. Tapi sudah membayakan citra Dangdut dan juga merusak moral bangsa hanya demi kepentingan mereka. Untuk itulah Blog Dangdutini ada sebagai balance atau bahkan protes terhadap oknum yang dengan sengaja merusak Dangdut. Tidak cuma penyanyi seperti di atas atau yang terlibat di Dangdut tapi semua orang. Karena mereka begitu mudah "menistakan dangdut". Contoh, banyak di google yang di temukan kata-kata atau judul website atau hosting yang identik dengan perusak Dangdut misalnya, Dangdut Bugil, Porno, telanjang, seronok, dan istilah negatif lain terhadap Dangdut. Padahal ketika menuju ke web tersebut, isinya beda sekali dengan judulnya. Mereka hanya ingin memanfaatkan judul tersebut untuk menarik pengunjung di webnya..dan yang jadi korban siapa lagi kalau bukan Dangdut...menyedihkan sekali..

Untuk ms K. Yanto@ Saya juga merasakan kesedihan mendalam terhadap perlakuan dan pencitraan negatif terhadap Dangdut. Tapi bagaimana lagi..Sebagai seniman dan penggemar Dangdut sekaligus, saya hanya bisa mengelus Dada. Saya juga hanya bisa menulis di blog dangdut ini..tanpa bisa berbuat banyak..semoga ada kesadaran saja dari semua elemen Dangdut.

apakah dengan cara seperti itu untuk memdapatkan sebuah kesuksesan...
sungguh memalukan.....;->

Saya yakin jika para founding father Dangdut itu melihat aksi penyanyi Dangdut bejat ini, baik yang masih hidup seperti Rhoma Irama, Camelia Malik, Evli Sukaesih, Hamdan ATT, Muchsin Alatas, Mansyur S atau yang sudah tiada akan "nelangsa" dan "sedih" atau bisa juga marah...Mereka tak pernah sama sekali memberi contoh buruk seperti itu di arena panggung Dangdut/koplo

Tapi kalo pas agan nonton secara langsung gimana...he..he..

Agan nangis gak nonton penyanyi Dangdut erotis model begitu...?.he..he..

Bener-benar penyanyi Dangdut Bejad ! dan tak bermoral, tidak tau balas budi...apa sih untungnya jadi biduan telanjang di panggung seperti itu...yang ada mah ditangkap..tau rasak lo...

yang untung tuh yang nonton gan...he..he...kalo dangdutnya jelas dirugikan soalnya jadi nambah imej jelek aja gara-gara penyanyi seperti itu

salam kenal buat yg punya blog, cuma bilang miris aja dan terlalu untuk dangdut abal2 yg cuma bsa jual body yg murah aja,tapi suaranya elek tenan cuiiiih.trimakasih

Salam kenal balik gan...memang miris melihat goyangan artis dangdut abal-abal yang cuma bisa jual auratnya...dia tak pernah memikirkan apa yang telah ia kasih untuk Dangdut.

Sudah ribuan komentar yang terhapus dan dianggap SPAM/ dan melanggar, oleh karena itu jika komentarnya ingin muncul, berkomentarlah sesuai dengan isi posting. Jangan komentar dengan meninggalkan link atau kata-kata singkat seperti Sip gan, Mantaps gan, Terimakasih Gan, Goyang yuk, dan sejenisnya. Komentar setidaknya 3-5 kalimat yang berhubungan dengan posting